Toko-toko di Bogor Mulai Tutup
Minggu, 19 Nov 2006 14:37 WIB
Bogor - Sehari menjelang kedatangan Presiden AS George Bush aktivitas perekonomian warga Bogor turun drastis. Toko-toko maupun pedagang di pasar memilih tidak berdagang.Berdasarkan pemantauan detikcom, Minggu (19/11/2006), di Pasar Bogor, Jalan Otista, pasar itu sepi pembeli. Bahkan sebagian besar toko sudah mulai tutup sejak pukul 13.00 WIB."Sebenarnya dari kemarin sudah ada yang tutup. Mereka takut membawa barang dagangan dari kampungnya," kata penjualan buah, Eman (40), yang berdagang persis berseberangan dengan Kebun Raya Bogor.Menurutnya pada Jumat lalu sudah beredar isu pasar supaya ditutup lebih cepat dari penutupan resmi Senin 20 November besok.Hal senada juga dikatakan pedagang buah lainnya, Oyon (35), yag mengaku kesal karena dagangannya hari ini sepi dari pembeli. "Gara-gara si Bush, pasar sekarang banyak yang tutup. Padahal hari Minggu gini puncaknya pembeli," ujar dia.Toko-toko di Plaza Bogor juga sudah mulai ditutup oleh pemiliknya. Mereka mengaku lebih baik tutup dari repot berurusan dengan aparat keamanan yang sejak kemarin sudah mulai bersiaga. Lalu lintas di depan Pasar Bogor yang biasanya ramai, hari ini terlihat lengang dan banyak aparat baik dari kepolisian maupun Satpol PP yang berjaga-jaga di sekitar Jalan Otista. Hal itu juga terlihat di Bogor Trade Mall yang berada tepat di persimpangan Jalan Ir Djuanda dengan Jalan Empang. Di sana terlihat satu Posko Batalyon 300 Raiders.
(san/san)











































