Ribuan Kader PKS Surakarta Tolak Bush

Ribuan Kader PKS Surakarta Tolak Bush

- detikNews
Minggu, 19 Nov 2006 13:11 WIB
Solo - Aksi penolakan terhadap kedatangan Presiden AS George Walker Bush tak hanya terjadi di Jakarta. Tidak kurang dari dua ribu kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se Eks Karesidenan Surakarta berunjuk rasa menolaknya.Merle berkumpul di Bundaran Gladag, Solo, Minggu (19/11/2006). Mereka menggelar aksi menolak Presiden Amerika Serikat George Walker Bush yang akan direncanakan datang ke Indonesia Senin besok.Aksi yang diikuti massa dari Kota Solo dan kabupaten sekitarnya itu diawali longmarch dari Lapangan Kotabarat menuju Bundaran Gladag yang menempuh jarak sekitar lima kilometer. Sepanjang jalan mereka membeberkan dan mengecam sejumlah kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Bush.Kain putih berukuran panjang 20 meter dan lebar 4 meter juga diusung oleh peserta aksi. Kain itu bertuliskan penolakan tegas terhadap kehadiran Bush ke Indonesia, Bush, don't ever come to Indonesia. Selain itu ratusan poster berisi kecaman terhadap Bush juga dibawa oleh pengunjuk rasa.Sesampai di Gladag, perwakilan dari sejumlah DPD PKS yang ikut dalam aksi tampil memberikan orasi. Perwakilan dari Wonogiri mempersoalkan prinsip keadilan yang diabaikan Pemerintahan Yudhoyono atas keputusannya menerima Bush yang penyambutannya memakan biaya teramat tinggi."Saat ini ribuan warga Wonogiri menderita kekeringan. Mereka lapar dan miskin. Namun uang Rp 6 miliar justru dihambur-hamburkan untuk menyambut seorang George Walker Bush Bush, Dajjal yang telah membunuh ratusan ribu muslim tanpa dosa di muka bumi," teriak orator dari Wonogiri tersebut.Perwakilan dari Boyolali bahkan menyerukan penolakan yang lebih keras dengan menyatakan, seluruh bumi Indonesia haram diinjak oleh Bush.Sedangkan perwakilan Kota Solo menyesalkan sikap inverior Yudhoyono menghadapi kecongkakan Bush yang nyata-nyata telah ditolak sebagian besar warga dunia, termasuk di dalam negerinya sendiri.Sementara itu anggota Dewan Syariah DPP PKS, Muinuddinillah, memperingatkan bahaya besar yang akan dihadapi Indonesia pasca pertemuan dua mata antara Bush dengan Yudhoyono. Dia yakin Bush membawa agenda baru untuk menekan dan memecah-belah bangsa Indonesia.Puncak aksi ditandai dengan pembakaran patung kertas berbentuk helikopter yang digambarkan sebagai pembakaran helikopter pembawa Bush yang akan mendarat di helipad baru di Kebun Raya Bogor Senin besok. Aksi itu dimaksudkan sebagai simbolisasi penolakan mereka terhadap kunjungan itu. (mar/mar)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads