Jaka Tingkir Beraksi Dukung Bush
Minggu, 19 Nov 2006 11:16 WIB
Probolinggo - Aksi anti-Bush digelar dimana-mana. Tapi ada juga yang mendukung kedatangan Presiden AS George W Bush. Sekitar 100 orang dari Perkumpulan Masyarakat Bersatu (Permasa) dan Perguruan Silat Tenaga Dalam Jaka Tingkir menggelar aksi mendukung kedatangan Bush.Aksi ratusan orang ini digelar di depan Kantor Bupati Probolinggo, Jalan Ahmad Yani, Jawa Timur, Minggu (19/11/2006).Massa datang dengan menggunakan 2 truk dan 2 mobil pick up. Dalam aksi yang berlangsung hanya kurang lebih 20 menit, mereka sempat menggelar aksi teatrikal yang menggambarkan bahwa Presiden SBY menyambut dengan hangat Presiden Bush dengan memberikan kalungan bunga.Aksi itu dipimpin oleh HM Saudi Hasyim Dahur. Dia menyesalkan dengan maraknya aksi-aksi yang muncul di tiap daerah dengan tema utama menolak kedatangan George Bush.Dia mengutip pernyataan Gus Dur berbeapa waktu lalu yang menilai aksi-aksi anti-Bush sebagai indikasi terselubung dari kelompok tertentu untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam."Caki-maki yang menolak Cak Bush itu akan menjadi bumerang kepada Indonesia karena dunia internasional akan mengecam Indonesia sebagai bangsa preman yang tidak bisa menghargai tamu asing. Sebagai warga Nahdliyin kami mengatakan Indonesia bukan negara Islam, tapi negara berdaulat berdasarkan Pacasila yang selalu menghormati tamu negara," ujar dia.HM Saudi mengaku kelompoknya siap mengamankan Bush sebagai tamu negara. "Kita akan sangkal santet dan macem-macem," tegasnya.Sebelum membubarkan diri dua peserta aksi sempat memperagakan ilmu kanuragan dengan memecah dua botol sprite yang masih penuh. Dua botol itu dipukul dari bagian tutup. Botol itu pun pecah berantakan. Ketika membubarkan diri suara house music<> diputar keras-keras selama perjalanan.Sementara Bupati Probolinggi Hasan Aminuddin mengatakan, tidak mempermasalahkan demonstrasi warganya yang mendukung Bush dan berlawanan dengan masyrakat lainnya. Menurut dia aksi itu merupakan bentuk demokrasi sehingga harus dihargai dan dihormati."Ini menunjukkan warga Probolinggo siap bermokrasi berbeda pendapat tanpa harus berkelahi. Probolinggo juga siap jadi tuan rumah jika Bush ingin mengadakan pertemuan di sini. Keamanan juga akan dijamin," tegasnya.
(san/san)











































