Bupati Bengkalis Bantah Diperiksa Polda Riau

Bupati Bengkalis Bantah Diperiksa Polda Riau

- detikNews
Sabtu, 18 Nov 2006 23:31 WIB
Bengkalis - Kapolda Riau mengklaim sudah memeriksa Bupati Bengkalis Riau, Syamsurizalterkait kasus korupsi pengadaan genset. Belakangan, bupati membantah keras, jikadirinya diperiksa Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Riau."Tidak benar, Bupati Bengkalis diperiksa Tim Tipikor Polda Riau seperti yang dilansir sejumlah media nasional dan lokal. Ini perlu kami luruskan, agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi," kata Kabag Humas Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri kepada detikcom, Sabtu (18/11/2006).Johan menyebut, keterangan Kapolda Riau Brigen Ito Sumardi disejumlah media massa, menyebut telah melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Bengkalis secara maraton pada 4-15 November 2006 terkait dugaan korupsi proyek pengadaan genset."Padahal pada hari yang dimaksud tersebut, Bupati Bengkalis Drs H Syamsurizal MMbeserta isteri Ny Hj Fauziah bertolak dari Pekanbaru menuju Balai Desa PinggiKecamatan Pinggir untuk mengikuti acara halal bil halal," terang Johan. Begitu juga pada hari Rabu (15/11/2006), Bupati Bengkalis bersama Wakil Ketua DPRD Bagus Santoso, dan Kapolres Bengkalis AKBP Edi Setio Budi Santoso mengikuti acara pencanangan Gerakan Nasional Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (GNBBGRM) tingkat Kabupaten Bengkalis di halaman Kantor Camat Bantan."Karena saya mengikuti seluruh kegiatan tersebut, bupati tidak pernah diperiksaterkait dengan kasus dugaan korupsi genset tersebut. Bahkan, setahu saya, hinggasaat ini bupati Bengkalis belum pernah dipanggil atau diperiksa pihak Polda Riauuntuk diminta keterangan terkait dengan kasus dugaan korupsi dimaksud," tegas Johan.Sebagai warga negara yang taat hukum, kata Johan, maka jika memang dibutuhkan untuk kepentingan penyidikan, Bupati Bengkalis mengaku siap dimintai keterangan seputar kasus tersebut."Bupati Bengkalis sangat mendukung upaya penyidik Polda Riau yang mengusut kasusdugaan korupsi proyek pembelian mesin genset. Agar lebih transparan dan terbuka,makanya bupati menyatakan siap dipanggil maupun dimintai keterangan terkait kasus tersebut," kata Johan. Klarifikasi ini terkait ketarangan Kapolda Riau, Brigjen Ito Sumardi yang menyebut, pihaknya telah mengirim Tim Tipikor ke Polres Bengkalis, untuk memintai keketarangan bupati setempat. Pemberitaan detikcom sebelumnya, pihak Polda Riau mengaku telah memeriksa Bupati Bengkalis Syamsurizal sebagai saksi atas dugaan korupsi proyek pembelian genset yang menelan dana anggaran APBD Bengkalis Tahun 2003 sekitar Rp100 miliar."Pemeriksaan ini di lakukan di Mapolres Bengkalis. Kita terpaksa menjemput bola,karena Bupati Bengkalis terlalu sibuk dengan kegiatanya sehingga tidak bisa datang ke Mapolda Riau," terang Ito waktu itu kepada wartawan. (cha/ahm)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads