Bush Diminta Tidak Libatkan Agama dalam Kebijakan Politik
Sabtu, 18 Nov 2006 22:47 WIB
Jakarta - Meski akan didemo besar-besaran, Presiden AS, George W Bush tetap berkunjung ke Indonesia. Bahkan 9 tokoh dari Indonesia juga akan menemui pemimpin negara adikuasa ini. Karena itu, para tokoh diminta untuk memanfaatkan pertemuan.Salah satu tokoh yangk akan menemui adalah Komarudin Hidayat, yang menjadi wakil dari tokoh agama. Komarudin akan meminta Presiden Bush untuk tidak menarik isu agama dalam kebijakan petualangan politiknya."Mungkin pertemuan dengan para tokoh ini bersifat politis dan seremonial. Karena waktu yang diberikan hanya 3 menit. Jadi kalau mau bicara apa yang akan disampaikan? Tapi ini tetap penting maknanya," kata Rektor UIN terpilih Komarudin Hidayat dalam pesan singkatnya kepada detikcom Sabtu (18/11/2006).Komarudin menambahkan, pertemuan ini penting mengingat, yang menjadi pembicara daam pertemuan ini bukan wakil pemerintah, tapi kelompok profesional. "Bagi saya menyangkut soal keagamaan, isunya sudah jelas. Dan saya yakin Bush pun sudah menduga apa yang akan disampaikan. Karena itu saya meminta kepada Bush janganlah agama ditarik jadi instrumen petualangan politik Bush dengan disertai pendekatan keamanan," paparnya.Mengenai rencana protes besar-besaran terhadap rencana kedatangan Presiden Bush, Komarudin mengatakan hal itu adalah suatu yang wajar. Namun SBY tetap berkewajiban menerima siapa pun pemimpin dunia yang akan berkunjung ke Indonesia."Rakyat akan protes itu wajar dan sah. Sedangkan di negaranya sendiri saja didemonstrasi," tambahnya.
(ahm/ahm)











































