KaBIN: Ancaman Teror Menjelang Kedatangan Bush Masih Ada
Sabtu, 18 Nov 2006 21:42 WIB
Jakarta - Presiden AS George W Bush akan berkunjung ke Indonesia. Tak ayal, kunjungan ini menjadi perhatian masyarakat Indonesia dan dunia tak terkecuali para pelaku teroris. Karena itu Kepala BIN Syamsir Siregar mengimbau kewaspadaan masyarakat tidak berkurang."Selama kelompok Noordin M Top belum tertangkap semua, ada saja ancaman itu. Tapi besar kecilnya, itu yang masih kita perhitungkan," kata Syamsir usai rapat terbatas bidang Polhukam di kantor Menkopolhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Sabtu (18/11/2006).Namun menurut Syamsir hingga kini, belum ada indikasi bahwa kelompok teroris akan melancarkan aksi menjelang kedatangan Presiden Bush. Akan tetapi, lanjut Syamsir, semua pihak diminta tetap waspada."Kita tetap harus waspada terhadaap kemungkinan ancamaan, apakah kelompok Noordin atau kelompok lain. Kita tetap tingkatkan kewaspadaan itu," jelasnya.Hal senada juga diutarakan oleh Kapolri Jenderal Pol Sutanto yang mengatakan hingga saat ini aksi unjuk rasa yang terus berlangsung di Bogor atau daerah lainnya belum ada yang mengarah ke tindakan anarkis. Hal tersebut, lanjut Sutanto, akibat banyaknya permintaan dari tokoh masyarakat supaya aksi penolakan Bush tidak dilakukan secara anarkis. "Kita yakin itu," tandasnya.Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto mengatakan, kalau dalam prespektif pengamanan bila unjuk rasa dilakukan seperti yang ada saat ini tidak ada maslaah. "Insya allah kita melaksanakan sebaik-baiknya, kalau seperti itu kita tidak usah kerja keras. Masyarakat tidak terlalu risau dengan keberadaan kita dan bisa saling kerjasama," harap Panglima.Sampai saat ini Panglima mengaku sudah menerima surat tembusan dari Pemerintah AS mengenai adanya pengiriman sejumlah personel securty service presiden AS. Namun panglima enggan meyebutkan mengeni jumlah mereka. "Ada nama-namanya punya, jumlahnya ada, tapi itu rahasia, termasuk di mana mereka akan berada, semuanya lengkap diberitahu mereka," papar Panglima.
(ahm/ahm)











































