Amien Rais: Agenda Pemerintah dan Bush Masih Misteri

Amien Rais: Agenda Pemerintah dan Bush Masih Misteri

- detikNews
Sabtu, 18 Nov 2006 14:52 WIB
Bandung - Tokoh reformasi Amien Rais menilai agenda pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Presiden AS George W Bush masih menyimpan misteri. Hal itu terlihat dari ngototnya pemerintah menerima kedatangan Bush, meski semua elemen masyarakat menolak.Pendapat itu disampaikan Amien Rais usai acara halal bihalal dengan puluhan ribu kader dan simpatisan PAN di GOR Pajaran, Jalan Pajajaran, Bandung, Sabtu (18/11/2006). "Ada agenda misteri. Kita menyambut John Howard, Mahathir Mohammad, Ahmadinejad biasa saja, tapi tiba-tiba ketika menyambut Bush sambutannya luar biasa. Ada udang di balik tepung. Pemerintah harus menjelaskan hal ini," tegas Amien.Dia juga berpendapat bahwa rencana pertemuan dengan sembilan tokoh nasional dengan Bush dinilai Amien tidak bermanfaat. "Buat apa bertemu Bush? Tidak ada manfaatnya," ujar dia. Sebelumnya, di hadapan puluhan ribu orang yang memadati GOR Pajajaran, Amien menyatakan bahwa Bush adalah penjajah, penjahat perang, pembohong besar, dan teroris internasional. Sehingga, kata dia, wajar jika seluruh elemen masyarakat menolak kedatangan Bush."AS telah menjajah fisik dan militer ke Irak. Dia membunuh wanita dan anak Irak sebanyak 165 ribu orang. Kalau ada orang yang buat analisa Bush bukan penjajah dan penjahat perang, saya akan beri dia uang 100 ribu. Orang seperti itu jelas-jelas penjahat perang," ujarnya setengah berteriak yang disambut meriah oleh massa.Menurut dia, jika Saddam Husein digantung karena membunuh rakyatnya sendiri, maka Bush harus digantung berulang kali karena penjajahannya ke Irak yang telah menghancurkan bangsa itu.Meskipun acara yang digelar PAN adalah halal bihalal, namun beberapa spanduk penolakan kedatangan Bush diusung di tengah-tengah massa. Salah satunya bertuliskan "Go to Hell Bush." (ern/asy)


Berita Terkait