Demo Memanas, Rumah David Dilempari Batu

Demo Memanas, Rumah David Dilempari Batu

- detikNews
Sabtu, 18 Nov 2006 13:20 WIB
Makassar - Suasana konvoi 50 orang mahasiswa gabungan dari Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin dan Universitas 45 mulai memanas. Massa mulai melempari batu dan menendang pagar rumah pelaku yang diduga melakukan pemerkosaan pembantu rumah tangga, David William.Aksi lempar batu ini bermula ketika massa mulai berkonvoi dari kampus UNM, Jalan Andi Pettarani menuju rumah David di Jalan Mappanyuki No. 74. Seeeewaktu menuju Mappanyuki, massa melewati Jalan Veteran Selatan, yakni jalan yang dipenuhi ruko yang sebagian besar dimiliki oleh etnis tertentu.Saat melewati jalan inilah, mahasiswa melambatkan jalan dan orasi sambil memaki-maki. "Ganyang!" seru mereka ketika melihat warga etnis tertentu melintas di Jalan Veteran. Mahasiswa juga mengacungkan jari tengahnya saat warga etnis tertentu melintas.Sesampainya di depan rumah David, Jalan Mappanyuki, mahasiswa langsung berorasi. Lima menit orasi mereka berlangsung tertib. Dua orang korlap berseru menenangkan massa yang mulai memanas. Namun seorang lainnya justru berteriak menyuruh untuk melempar batu ke arah rumah."Dalam hitungan ketiga, lempar!" seru seorang korlap di balik megaphone yang dipegangnya.Suasana pun kacau. Massa mulai menendang pagar dan melempari rumah David. Lima orang tampak menendang pagar dan delapan orang lainnya melempari rumah dengan batu.Warga setempat pun hanya bergerombol melihat kekacauan yang terjadi. Beberapa warga sibuk menarik sejumlah siswa SMP yang tampak kegirangan mengikuti aksi mahasiswa ini. Dua puluhan aparat polisi yang terlihat tak melerai mahasiswa yang memanas itu. Aparat pun tidak terlihat membentuk barikade ketika gerombolan mahasiswa ini berorasi. Aksi lempar batu yang berlangsung selama 30 menit akhirnya mulai bisa ditenangkan. Beberapa korlap dapat menguasai keadaan dan melanjutkan perjalanan menuju markas Polwiltabes Makassar, Jalan Ahmad Yani. Saat ini, mahasiswa diterima di aula Polwiltabes Makassar. Mereka menuntut menemui Kapolwiltabes Makassar Kombes Nurman Tahir untuk segera menahan David. (wiq/jon)


Berita Terkait