Buntut Isu SARA, Mahasiswa Makassar Blokir Jalan & Sweeping
Sabtu, 18 Nov 2006 12:12 WIB
Makassar -
Geram akibat mendengar kabar seorang pembantu diperkosa majikannya dari etnis tertentu, mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) memblokir jalan dan melakukan sweeping etnis tersebut.Sekitar 50 mahasiswa memarkir motornya di depan kampus UNM, Jalan Andi Pettarani Makassar, Sabtu (18/11/2006) pukul 10.30 Wita.Alhasil aksi mahasiswa ini menutup salah satu jalur jalan. Kendaraan yang akan melintas pun terpaksa dialihkan polisi ke Jalan Mapala. Mahasiswa berorasi di atas motor mengecam tindakan pemerkosaan tersebut.Selain itu, mahasiswa memeriksa setiap pengendara mobil yang akan menuju Jalan Mapala. Mahasiswa mencari etnis tertentu. Namun belum satu pun yang 'terjaring'.Aksi mahasiswa ini dipicu dengan beredarnya kabar seorang pembantu rumah tangga bernama Riska yang mengaku diperkosa majikannya David William, etnis keturunan.Namun untuk membuktikan laporan tersebut, Polwiltabes mendatangkan dokter untuk melakukan visum terhadap Riska. David pun telah diperiksa dan membantah tudingan itu.Isu SARA berkaitan dengan pemerkosaan ini merupakan kejadian yang ketiga kalinya pada tahun 2006 di Kota Makassar. 2 Kasus sebelumnya memang terbukti bahwa sang majikan dari etnis keturunan. Sedangkan 2 korban secara kebetulan berasal dari salah satu suku yang sama di Makassar.
(aan/jon)










































