Massa Gantung Boneka Bush di Pohon Palem

Massa Gantung Boneka Bush di Pohon Palem

- detikNews
Jumat, 17 Nov 2006 17:46 WIB
Medan - Aksi penolakan kedatangan Presiden Amerika Serikat George Walker Bush ke Indonesia terus berlangsung. Di Medan, aksi demo yang digelar sekitar 1.200 simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Utara (Sumut), diwarnai aksi penggantungan boneka Presiden Bush pada sebuah pohon palem. Demo itu berlangsung usai salat Jumat (17/11/2006). Massa mendatangi Kantor Perwakilan Amerika Serikat di Jalan Walikota, Medan. Mereka sebelumnya berkumpul di halaman Masjid Agung di Jalan Diponegoro dan melakukan long march sekitar satu kilometer. Sejumlah ruas jalan langsung macet total. Dalam orasinya, Ketua PKS Sumut Gatot Pudjo Nugroho menyatakan, kedatangan Presiden Bush ke Indonesia nanti tidak akan membawa manfaat apa-apa. Selain itu Bush dituding sebagai teroris dan bertanggung jawab terhadap berbagai tragedi kemanusiaan di dunia. "Kami menolak kedatangan Bush ke Indonesia, dan meminta pemerintah untuk menolak segala intervensi dan pendiktean dari Bush," kata Gatot Pudjo Nugroho, yang disambut yel-yel anti Bush. Aksi demo itu juga diwarnai dengan teaterikal tentang pengadilan Bush sebagai penjahat internasional. Dalam persidangan Bush dituduh jaksa bertanggung jawab atas terbunuhnya rakyat Irak, Afganistan dan Palestina. Hakim kemudian menyatakan Bush bersalah dan dihukum mati dengan cara digantung. Sama dengan hukuman yang diterima mantan presiden Irak, Saddam Husein. Boneka yang menggambarkan sosok Bush digantung dengan tali tambang ke sebuah pohon palem yang ada di sekitar tempat demo. Demo itu berakhir sekitar pukul 17.00 WIB, dan mendapat kawalan sekitar 500 polisi dari Polda Sumut, Poltabes Medan, dan Brimob Daerah Sumut. Selain PKS, pada kesempatan yang sama dua gelombang massa lainnya juga berdemo di sekitar di Kantor Perwakilan Amerika Serikat. Namun terpisah lokasi. Kedua massa tersebut yang berjumlah sekitar 200 orang, masing-masing Front Pembela Islam dan Pemerintahan Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Negeri Medan dan Universitas Muslim Nusantara. Semua aksi demo itu berlangsung tertib. (rul/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads