Gus Dur Pikir-Pikir Ketemu Bush
Jumat, 17 Nov 2006 16:18 WIB
Jakarta - Meski undangan untuk bertemu Presiden Bush belum sampai ke tangan, namun mantan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur mengaku akan pikir-pikir dulu sebelum bertemu pemimpin negara Paman Sam itu."Wong diundang saja nggak, sampai sekarang saja belum ada undangannya. Nggak diundang, juga nggak apa-apa," kata Gus Dur dalam jumpa pers di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (17/11/2006).Tetapi kalau diundang mau datang? "Kalau diundang, ya dipikirkan lagi," sahut Gus Dur dengan entengnya.Namun demikian, Gus Dur mengaku tidak akan melarang kader PKB yang menolak kedatangan Bush pada 20 November mendatang."Nggak ada larangan, mau demo ya silakan. Saya nggak bilang hanya dengan PKB," cetusnya.Dalam kesempatan itu, Gus Dur melihat kunjungan Bush dari arah konstitusional."Kunjungan itu ada atau tidak secara konstitusional. Kunjungan Amerika itu dimanfaatkan, karena pertimbangan politik itu membuat negara berbeda," kata Gus Dur. "Contohnya dulu, waktu saya menjadi presiden, kedatangan presiden asing lainnya ke negara ini. Kita ingin memperkuat diri untuk bersaing dengan negara Amerika, Eropa Barat, Negara Arab, Afrika, dasarnya kan persaingan.Awalnya tidak didukung tetapi dua hari kemudian baru dapat dukungan. Pertimbangan politik itu sudah berbeda sekarang," terang pria yang gemar memakai baju batik ini.
(aan/nrl)











































