MUI Tolak Kedatangan Bush
Jumat, 17 Nov 2006 15:30 WIB
Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) 'retak' dalam merespons kehadiran Presiden AS George Bush ke Indonesia. Secara kelembagaan, MUI keberatan dengan kedatangan Bush. Pernyataan Ketua MUI Umar Shihab bahwa MUI menerima kedatangan Bush dinilai sebagai pernyataan pribadi."Jadi pernyataan (Umar) di Istana seusai ketemu SBY itu adalah pribadi. MUI secara kelembagaan menolak kedatangan Bush," ujar Ketua MUI Cholil Ridwan seusai Tabligh Akbar Ganyang Bush di Masjid Raya Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (17/11/2006).MUI memang tidak secara langsung menggunakan kata 'menolak' untuk kehadiran Bush ini. "Bahasanya sangat keberatan," ujar Cholil.Umar Shihab, menurut Cholil, sebenarnya hadir dalam rapat pimpinan MUI menanggapi kedatangan Bush. "Bahkan pada rapat hari Senin (13/11/2006), dia sendiri yang memimpin rapatnya," jelas Cholil.Rapat pimpinan MUI menolak kedatangan Bush ini diikuti juga oleh beberapa pimpinan ormas Islam lain. Hasil rapat ini menghasilkan sebuah surat berkop Majelis Ulama Indonesia dengan judul surat Pernyataan Sikap Forum Ukhuwah MUI Pusat dan Pimpinan Ormas Islam atas kedatangan Bush.Surat bertanggal 15 November ini ditandatangani Ketua Umum MUI KH MA Sahal Mahfudz dan Sekretaris Umum MUI HM Ichwan Syam.
(aba/asy)











































