Seribuan Warga Bandung Tolak Kehadiran Bush
Jumat, 17 Nov 2006 14:45 WIB
Bandung - Demo anti-Bush makin berkobar di Jawa Barat. Seribuan orang dari ormas Islam Bandung menyesalkan sikap pemerintah yang dinilai sebagai pengkhianat umat Islam karena menyambut kedatangan Bush dengan suka cita.Aksi diikuti dari berbagai Ormas ini dimulai sekitar pukul 13.00 WIB di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung. Mereka berdatangan dengan menggunakan kendaraan pribadi, truk, sepeda motor dan jalan kaki.Sedikitnya, ada 10 ormas yang ikut turun. Antara lain Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), PKS, DDII, Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI), KAMMI, Muhammadiyah, Persis, PUI dan GPI.Dalam aksi tersebut, ratusan spanduk berukuran kecil dan besar dibawa oleh massa. Salah satu spanduk bertuliskan, "Bush penjahat perang". Ada juga spanduk bergambar Bush dengan pakaian dan kumis ala Hitler.Sebagian massa ada yang membawa bendera partai. Meski massa yang hadir mencapai seribuan, namun arus lalulintas masih lancar, karena massa hanya mengambil separo badan jalan dan membuat blokade sambil membentangkan spanduk yang saling berhadapan, sehingga masih menyisakan jalan. Mereka juga membagi-bagian pernyataan sikapnya. Perwakilan berbagai ormas kemudian melakukan orasi. "Kami umat muslim menolak kedatanga Bush. Yang menyambut adalah pengkhianat umat," kata Harry Mukti dari HTI yang pernah dikenal sebagai penyanyi beraliran rock itu.Hampir seluruh tokoh yang melakukan orasi di atas mobil kontainer menyerukan hal serupa, menolak kedatangan Bush. Sampai saat ini aksi masih berlangsung.
(jon/asy)











































