2 Suspect Flu Burung di Padang Membaik
Kamis, 16 Nov 2006 19:27 WIB
Padang - Meski belum dizinkan pulang, kondisi kesehatan 2 pasien suspect flu burung yang dirawat di Rumah Sakit (RS) M. Djamil Padang terus membaik. Hasil tes awal yang dilakukan pihak RS M. Djamil menunjukan keduanya negatif flu burung. Namun pihak RS belum dapat memastikan sepenuhnya hasil tes tersebut. Pihak RS tetap menunggu kepastian hasil tes dari RS Sulianti Saroso, Jakarta. Membaiknya kondisi dua pasien itu, masing-masing Adi Eka Putra (11) warga Nagari Pulau Punjung, Pulau Punjung, Dharmasraya, dan Muhammad Ripandi (3), warga Parit Lantang, Kamang Baru, Sawahlunto Sijunjung ditandai dengan panas badan yang sudah jauh menurun. Ketika dilarikan ke RS, suhu badan keduanya mencapai 39 derajat celcius dan kini menurun menjadi 37,2 derajat celcius.Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Rosnini Savitri, ketika dihubungi detikcom Kamis (16/11/2005) mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil tes dari RS Sulianti Saroso. "Begitu hasil tes sampel darah mereka kita terima, apapun hasilnya akan kita sampaikan," ujar Rosnini.Rosnini menjelaskan, sepanjang 2004 hingga 2006, telah 9 kabupaten dan kota di Sumbar yang terjangkit flu burung. Ke 9 daerah itu antara lain, KabupatenPadang Pariaman, Kota Pariaman, Tanah Datar, Dharmasraya, Bukittinggi, Limapuluh Kota, Agam, Padang dan Padang Panjang. Dan dalam waktu 2 tahun, sekitar 3.940 ekor unggas dinyatakan terinfeksi virus flu burung. Lebih lanjut Rosnini menuturkan, pada 2004 hanya 5 daerah yang terjangkit flu burung di Sumbar yakni Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, Tanah Datar, Limapuluh Kota dan Bukittinggi. Sementara pada 2005 ada 2 daerah yakni Agam dan Limapuluh Kota."Awal Januari 2006, daerah yang terjangkit flu burung bertambah lagi yakni Padang dan Padang Panjang," tandas Rosnini.
(yon/ndr)











































