Diiringi Tangis Keluarga, Bupati Donggala Diotopsi
Kamis, 16 Nov 2006 19:15 WIB
Jakarta - Sundari, istri almarhum Bupati Donggala Adam Ardjat, tak kuasa menahan air matanya. Tangisnya meledak tatkala dia bersama keluarga tiba di ruang jenazah RSCM, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat, pukul 18.25 WIB, Kamis (16/11/2006).Keluarga langsung berhamburan memeluk jenazah alamarhum. Hujan tangis terjadi di ruang jenazah tersebut. Duka mendalam tampak dari wajah Sundari yang mengenakan gamis biru. Tangisnya semakin keras manakala dia memeluk jenazah penggalan jiwanya itu.Tak lama kemudian, doa dipanjatkan bagi almarhum oleh mantan Ketua MUI Ali Yafie. Akhirnya pada pukul 18.40 WIB, jenazah almarhum dibawa tim medis menuju ruang otopsi. Otopsi diperkirakan berlangsung 2 jam. Belum terlihat kawan-kawan almarhum dari Partai Golkar. Yang sudah terlihat antara lain Direktur Eksekutif Walhi Chalid Muhammad dan tokoh pemuda yang juga pengacara, Yapto Soerjosoemarno.Kerabat almarhum yang juga musisi grup musik Slank, Abdi, mengenal pribadi almarhum sebagai orang yang berdedikasi dalam kerja. "Orangnya gila kerja. Dia rajin turun ke daerah-daerah," ujar Abdi.Direncanakan pada malam ini jenazah almarhum akan dibawa ke rumah duka di Jl Faisal Jufri, Palu, Sulawesi Tengah. Pada Jumat pagi (17/11/2006) jenazah dimakamkan.
(ndr/nrl)











































