Monumen Mertua Gubri Rp 1,6 M Sudah Direstui DPRD Riau
Kamis, 16 Nov 2006 18:26 WIB
Pekanbaru - Meski menuai kritik, rencana pembangunan monumen mertua Gubernur Riau (Gubri) Rusli Zainal Rp 1,6 miliar bakal jalan terus. Sebab anggarannya sudah direstui DPRD Riau.Proyek pembangunan monumen demokrasi yang melibatkan sejarah mertua Gubri Rusli Zainal bernama Ismail Suko itu disebutkan sudah melalui prosedur dan pengkajian yang matang."Sehingga dana yang dianggarkan dalam APBD Riau juga sudah direstui pihak DPRD Riau. Jadi tak ada masalah," kata Kabag Humas Pemprov Riau Surya Maulana saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (16/11/2006).Mengenai tudingan pembangunan itu terkait hubungan keluarga, jubir Gubri ini pun membantahnya. Ditegaskan dia, tahapan prosedur pengkajian berbagai pihak termasuk DPRD Riau sendiri sudah dilalui. Artinya bukan untuk kepentingan keluarga Gubri.Menyinggung dua pahlawan nasional asal Riau, Tuanku Tambusai dan Raja Siak, yang belum dibangun monumennya, menurut Surya, bila memang ada tuntutan seperti itu, seharusnya disampaikan ke Pemprov Riau."Kalau alasanya monumen demokrasi belum layak karena dua pahlawan nasional belum dibuatkan monumennya, ya nanti kita buat saja monumen pahlawan itu. Kan gampang," cetus Surya.Sementara itu, anggota DPRD Riau, Nurdin kepada detikcom menyebutkan, dana pembangunan monumen demokrasi itu memang sudah disetujui pihak dewan dalam APBD Riau tahun 2006 ini.Menurutnya, rencana pembangunan monumen mengenang peristiwa 2 September 1985 yang melibatkan mertua Gubri Rusli Zainal sempat menjadi perdebatan alot di DPRD Riau. Sebagian dewan menilai tidaklah terlalu penting pembangunan monumen itu. Sebagian lagi menginginkan pembangunan tersebut."Awalnya fraksi kita PKS, menolak rencana itu karena kami nilai tidaklah terlalu penting pembangunannya. Tapi waktu itu kan dilakukan voting. Dan fraksi kita kalah suara. Akhirnya proyek ini disetujui," kata ketua FPKS DPRD Riau ini.
(cha/sss)











































