Komisi V Janji Laporkan Kunjungan ke Eropa
Kamis, 16 Nov 2006 18:22 WIB
Jakarta - Gerah dan tak tahan dihujani kritik, rombongan anggota Komisi V DPR yang berkunjung ke sejumlah negara Eropa berjanji segera melaporkan hasil kunjungannya kepada pimpinan DPR.Rencananya, jika semua materi laporan telah terkumpul dan tersusun, pada Selasa 21 November 2006 laporan tersebut akan disampaikan."Kami menunggu semua laporan selesai digarap. Kami sepakat Selasa depan sudah bisa dilaporkan ke pimpinan," janji ketua rombongan Yosept Umar Hadi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/11/2006).Politisi PDIP ini menjelaskan, banyak hal yang didapat dari kunjungan itu. Dia mencontohkan diperolehnya pelajaran mengenai pengelolaan kereta api."Di Prancis, penyedia sarana kereta api itu dipisahkan dari perusahaan kereta apinya. Kalau itu diterapkan di Indonesia, PT KA tidak akan terbebani pemeliharaan prasarana, cukup mengurus jasa transportasinya saja," kilahnya.Yosept menambahkan, negara yang dikunjungi yaitu Prancis, Jerman, dan Belanda. Kunjungan dilakukan untuk memperoleh perbandingan terkait tengah digodoknya 4 RUU oleh Komisi V, yaitu RUU Transportasi, RUU Lalu Lintas, RUU Penerbangan, dan RUU Perkeretaapian.Dalam kesempatan terpisah, Wakil Ketua Badan Kehormatan DPR Gayus Lumbuun berharap masyarakat pro aktif melaporkan kegiatan anggota DPR yang dinilai janggal dan melanggar kode etik. Hal ini penting agar BK bisa lebih aktif menyelidiki dugaan pelanggaran kode etik tersebut."Tanpa laporan kita tidak bisa memproses. Kalau diadukan, kami akan segera menindaklanjuti dengan mendengar keterangan dari pelapor," urai dia.
(fjr/sss)











































