Ibu Lidya Mengaku Ditekan Penyidik Saat Bikin BAP

Ibu Lidya Mengaku Ditekan Penyidik Saat Bikin BAP

- detikNews
Kamis, 16 Nov 2006 18:13 WIB
Jakarta - Terdakwa pembunuh Naek Gonggom Hutagalung, Vince Yusuf, menyangkal sejumlah keterangannya di berkas acara pidana (BAP). Ibu artis Lydia Pratiwi ini beralasan dalam tekanan saat pembuatan BAP."Penyidik bentak, kamu yang membunuh. Terus saya juga diteriaki dengan kata-kata kotor," kata Vince Yusuf dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Jalan Ancol Selatan, Jakarta, Kamis (16/11/2006).Vince mengaku bahwa pada saat menandatangani BAP dia tidak melihat tulisan bahwa dia mengakui telah membunuh korban. "Waktu tanda tangan, kalimat tersebut tidak ada," ujarnya.Selanjutnya Vince menyangkal tuduhan bahwa dia yang memerintahkan Tony Yusuf (paman Lydia) untuk membunuh Naek. Pada berkas tuntutan Tony disebutkan Vince menelepon Tony untuk segera menghabisi korban.Sedangkan dari keterangan Vince, telepon pertama kepada Tony hanya berupa konfirmasi bahwa ada saldo pada rekening korban, telepon kedua berupa laporan bahwa cuma bisa mengambail uang Rp 5 juta, dan telepon ketiga berupa instruksi Tony kepada Vince supaya tidak kembali ke Ancol lagi usai mengambil uang.Ibu Lydia ini mengaku tidak mengetahui Naek terbunuh sampai ada kabar dari temannya yang bernama Irene. "Saya tahu dari Irene. Dia itu yang mengenalkan saya dan Lydia pada Naek," jelasnya.Selama persidangan, terdakwa terkadang tidak dapat menahan emosinya. Vince berkali-kali mengusap matanya yang berlinang airmata dengan sapu tangan. Setiap kali menjawab pertanyaan hakim, suaranya bergetar.Hakim yang diketuai oleh H Taswir di akhir persidangan menyatakan sidang tuntutan akan digelar Kamis 23 November. Jaksa penuntut umum (JPU) P Alfred Palulungan sempat meminta waktu dua minggu, namun ditolak hakim dengan alasan waktu sudah mepet, sedangkan penahanan terdakwa habis pada 2 Desember. (san/sss)


Berita Terkait