Polda Jabar Janji Tidak Tangkap Lagi Pasien Terapi Narkoba

Polda Jabar Janji Tidak Tangkap Lagi Pasien Terapi Narkoba

- detikNews
Kamis, 16 Nov 2006 17:07 WIB
Bandung - Polisi membenarkan terjadi penangkapan para pengguna narkoba di pusat terapi narkoba. Namun hal itu diakuinya karena kurangnya informasi tentang program pengobatan melalui substusi metadon. Polisi berjanji tidak ada lagi penangkapan yang serupa. Demikian disampaikan Humas Polda Jabar Kombes Pol Endi Budiarto saat dihubungi detikcom melalui telepon seluler, Kamis (16/11/2006) pukul 14.20 WIB. "Memang betul ada penangkapan dan itu dilakukan polsek yang tidak tahu tentang program pengobatan itu. Bukan oleh Detasemen 88," ujarnya saat dikonfirmasi tentang penangkapan pengguna narkoba di pusat terapi oleh polisi antiteror. Menurutnya, selama ini informasi mengenai program substusi metadon tidak sampai pada aparat kepolisian, sehingga terjadi kesalahpahaman. Setelah peristiwa penangkapan tersebut, kata dia, direktur narkotik Mabes Polri mengumpulkan seluruh polsek di Jabar untuk sosialisasi. "Seharusnya orang yang ingin sembuh harus dilindungi. Kami berjanji hal ini tidak akan terulang lagi," janjinya. Polda Jabar, lanjutnya, juga telah melakukan koordinasi dengan pihak RS agar memberikan informasi setiap pasien yang berobat. "Kami mohon pihak RS informasikan data pasien, sehingga kami tidak akan melakukan operasi ke klinik," katanya. Menurutnya, selama ini tidak ada aturan kalau pusat terapi narkoba tidak boleh disatroni polisi untuk melakukan penangkapan. "Tapi kami sudah buat kesepakatan agar tidak melakukan penangkapan kembali," katanya. (ern/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads