Hasyim Nilai Wacana Merapatnya Gus Ipul ke PPP Wajar

Hasyim Nilai Wacana Merapatnya Gus Ipul ke PPP Wajar

- detikNews
Kamis, 16 Nov 2006 14:19 WIB
Jakarta - Wacana bergabungnya Saifullah Yusuf alias Gus Ipul ke PPP tidak ditanggapi serius oleh NU. Wacana itu dinilai sebagai persoalan biasa dan wajar."Ah biasa. Yang penting orang NU punya kebebasan untuk menjadi anggota parpol mana pun. Jadi terserah masing-masing tapi tidak boleh bawa institusi," kata Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi sebelum melepas calon mahasiswa penerima beasiswa PBNU-Timur Tengah di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Kamis (16/11/2006).Hasyim memaklumi bila Gus Ipul menyebut PPP adalah rumah lama NU. Menurutnya hal itu wajar sebagai bagian dari kampanye.Menyangkut slogan yang diusung PKB sebagai partainya orang NU, Hasyim mengatakan, zaman dulu PPP juga menyebut partainya orang NU. "Kan pertama kali sebelum ada PKB ada PPP itu. Tapi keputusan NU sudah jelas. Kalau masuk partai itu perorangan. Jadi yang ikut partai masing-masing bebas dalam kapasitas WNI," jelasnya.Menjawab kekhawatiran akan pecahnya suara NU, Hasyim menyebutkan dari dulu suara NU selalu pecah. "Tidak pernah tidak pecah. Sehingga kalau khawatirnya sekarang terlambat. Yang penting nanti ketemunya juga di Senayan," kata Hasyim.Dalam kesempatan itu Hasyim juga dicecar apakah dirinya siap maju lagi dalam pilpres 2009, Hasyim menjawa secara diplomatis. "NU-nya tidak boleh. Jadi kalau mau mencalonkan diri harus berhenti dulu karena saya ikut NU bukan NU-nya ikut saya. Saya kan dipilih oleh muktamar NU,' pungkas Hasyim Muzadi. (san/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait