70% Anggaran Pendidikan untuk Gaji Guru

70% Anggaran Pendidikan untuk Gaji Guru

- detikNews
Kamis, 16 Nov 2006 14:06 WIB
Jakarta - Pada tahun 2006, Indonesia mengalokasikan hampir 17 persen anggaran di sektor pendidikan. Artinya, pada tingkat pendidikan dasar, angka partisipasi sekolah mencapai hampir 100 persen. Alokasi itu hampir sama dengna alokasi anggaran pendidikan di negara berkembang lain seperti Filipina, Argentina dan Cili."Dengan demikian, sebenarnya Indonesia memiliki peluang untuk memberikan pendidikan dan memastikan setiap anak untuk bersekolah," kata ekonom senior Bank Dunia Wolfgang Fengler dalam konferensi pers di kantor Bank Dunia, Gedung BEJ, Jakata, Kamis (17/11/2006).Walaupun pemerintah telah meningkatkan anggaran pendidikan menjadi 3,5 persen PDB, namun untuk pendidikan menengah dan tinggi masih dirasa mahal untuk masyarakat terutama kaum miskin. Dan itu terlihat dari angka partisipasi total sekolah menengah yang baru mencapai 50 persen dari angka partisipasi sekolah secara keseluruhan.Bank Dunia juga menilai ada semacam inkonsistensi struktural dalam belanja pendidikan bahwa hampir 70 persen anggaran pendidikan yang dialokasikan tersebut digunakan untuk pembayaran gaji guru. Sehingga hanya sebagian kecil yang tersisa untuk pembangunan infrastruktur. Padahal pada faktanya pembangunan infrastruktur terakhir kali dilakukan pada tahun 80-an sehingga saat ini sudah banyak yang rusak."Namun untuk anggaran tersebut, Bank Dunia tidak bisa manyarankan Pemda berapa rasio anggarannya karena itu mereka yang menentukan sendiri," kata Fengler.Soal sebaran guru yang tidak merata, data Bank Dunia menunjukkan bahwa sekitar 55 persen dari sekolah di perkotaan memiliki kelebihan guru. Sementara 34 persen malah kekurangan guru. Disarankan agar sebaran guru sebaiknya ditentukan oleh besarnya murid di wilayah tersebut karena sebaran guru masih berdasarkan kelas. (qom/nrl)


Berita Terkait