SBY Tagih Janji Bush soal Palestina
Kamis, 16 Nov 2006 14:00 WIB
Jakarta - Dalam pembicaraannya dengan Presiden George W. Bush pada Senin pekan depan, Presiden SBY akan menagih time table berdirinya negara Palestina yang dijanjikan AS. Demikian kata Jubir Kepresidenan Dino Pattidjalal menjawab pertanyaan wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (16/11/2006). "Dulu mereka pernah mengatakan pembentukan negara Palestina itu pada 2005, tapi kita tahu sampai sekarang belum terjadi. Kita ingin rencana itu sesegera mungkin direalisasikan," ujarnya. Menurut Dino, kepada Bush akan ditegaskan kembali sikap dan kebijakan luar negeri resmi RI dalam masalah Palestina. Akan disampaikan juga sambutan baik RI terhadap perubahan sikap AS tentang pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat. Pemerintah RI memandang masalah Palestina merupakan mother of problem di Timur Tengah yang situasi keamanan dan politiknya tak kunjung stabil. Tercapainya solusi damai juga diyakini akan menyelesaikan masalah hubungan Islam dan Barat. "Kita akan beri masukan pada Bush, karena AS merupakan bagian dari kuartet yang akan mengajukan roadmap to peace di Palestina," tambahnya.
(lh/nrl)











































