Perusahaan Milik AS di Jakarta Mulai Didemo
Kamis, 16 Nov 2006 12:31 WIB
Jakarta - Tidak hanya Presiden AS George W Bush yang menjadi bulan-bulanan pendemo, perusahaan milik AS di Jakarta juga menjadi sasaran pengunjuk rasa. Sambil memukul kentongan, puluhan orang menyambangi satu per satu perusahaan asal negeri Pam Sam itu.PT Mosanto, perusahaan asal AS yang bergerak di bidang pertanian terutama dalam penyediaan bibit-bibit transgenik, inilah yang menjadi sasaran pertama yang didemo 50 orang dari Gerak Lawan Amerika Serikat.Massa yang terdiri dari LBH, Federasi Serikat Petani Indonesia, Koalisi Antiutang, dan Walhi menggelar aksi di depan Gedung Sentra Mulia, HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/11/2006). Nah, di Gedung Sentra Mulia inilah PT Masanto berkantor."Demi menjaga ekonomi Indonesia dari intervensi perusahaan AS, maka setiap perusahaan AS harus dilakukan nasionalisasi aset," kata Humas Gerak Lawan Amerika Serikat Ferdi dalam orasinya.Bunyi kentongan bersahut-sahutan mewarnai aksi, sebagai simbol tanda perlawanan untuk AS. Massa juga menggelar aksi teatrikal yang menggambarkan seorang pria berbalut bendera AS dan diinjak-injak pendemo.Massa mengajukan 3 tuntutan, yakni meminta nasionalisasi aset-aset milik AS di Indonesia untuk penambahan devisa bagi negara. Kedua, mencabut produk hukum pesanan AS seperti UU Sumber Daya Alam dan UU Perkebunan. Ketiga, meminta pemerintah menindak tegas perusahaan asing yang telah melakukan kekerasan di Freeport dan ExxonMobil.Puas berdemo, massa bergerak sambil terus memukul kentongan menuju Plaza 89, untuk menyambangi PT Freeport Indonesia. Tung...tung....tung...!
(aan/sss)











































