KFC Didatangi Pendemo Bush

KFC Didatangi Pendemo Bush

- detikNews
Kamis, 16 Nov 2006 12:26 WIB
Yogyakarta - Demo anti kedatangan Bush berimbas pada perusahaan-perusahaan yang dianggap berkaitan dengan AS. Tak terkecuali restoran cepat saji Kentucky Fried Chicken (KFC) di Yogyakarta didatangi pengunjuk rasa.Restoran yang terletak tepat di depan kampus UIN Sunan Kalijaga, Jl Solo, Yogyakarta, ini didatangi 30-an kader Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat UIN Sunan Kalijaga, Kamis (16/11/2006) pukul 09.30 WIB.Dalam aksi tersebut, massa meneriakkan kecaman terhadap karyawan KFC yang saat itu baru memulai aktivitasnya. Massa meminta karyawan KFC yang beragama Islam untuk menyadari bahwa setiap rupiah keuntungan yang diperoleh, dipergunakan AS untuk membunuh saudaranya sesama Muslim.Meski diteriaki dengan kecaman, karyawan KFC tidak terpancing. Restoran berlambang Kolonel Sanders itu tetap buka. Massa menggelar aksi di KFC karena menganggap restoran tersebut sebagai salah satu bentuk hegemoni ekonomi AS.Sambil meneriakkan gema takbir berkali-kali, massa juga membawa poster antara lain bertuliskan "Bush=Dajjal", "Bush Out!!" Massa juga menggelar spanduk berukuran 1x5 meter berisi 500 tanda tangan yang mereka kumpulkan dari dosen, karyawan dan mahasiswa di seluruh fakultas. Mereka juga menginjak-injak bendera AS serta foto Bush.Penjagaan terhadap aksi ini tampak biasa. Hanya terlihat sekitar 10 polisi yang terlihat santai menjaga aksi tersebut.Aksi serupa juga digelar 100-an orang dari Komite Persiapan Partai Persatuan Pembebasan Nasional (KP Papernas) Wilayah DIY. Aksi digelar di depan Gedung Agung, Jl Malioboro.Dalam aksinya, mereka menuntut Presiden SBY untuk membatalkan semua kontrak karya di sektor pertambangan yang dijalankan perusahaan-perusahaan AS, seperti Exxonmobil, Newmont dan Freeport.Mereka juga menggelar happening art dengan menampilkan tarian perang khas Ternate. Mereka juga menuntut nasionalisasi industri pertambangan asing untuk kesejahteraan rakyat. Tak ketinggalan poster-poster berisi penolakan kedatangan Bush turut dibawa.Aksi yang digelar di trotoar ini tidak mengganggu jalannya lalu lintas. Bahkan banyak pengendara yang menonton aksi tersebut. Selain itu hanya tampak 10-an anggota kepolisian. (fjr/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads