Roche Indonesia Klarifikasi Tamiflu
Rabu, 15 Nov 2006 19:17 WIB
Jakarta - Badan Pengawasan Obat dan Makanan AS mengeluarkan peringatan tentang obat flu burung Tamiflu. PT Roche Indonesia memberikan klarifikasi.Klarifikasi diberikan Roche Indonesia untuk menanggapi berita detikcom berjudul "Tamiflu Bisa Bikin Perilaku Aneh" pada 14 November 2006.Berikut klarifikasi yang disampaikan Lucia Erniawati selaku Product & Corporate Communications Manager PT Roche Indonesia melalui surat elektronik yang diterima detikcom, Rabu (15/11/2006):1. Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (Food and Drug Administration - FDA) mengeluarkan peringatan setelah muncul lebih dari 100 laporan tentang efek neurologik dan psikiatrik yang muncul pada anak yang mengkonsumsi Tamiflu. Kejadian yang dilaporkan tersebut umumnya ada di Jepang dan pada pasien yang berumur di bawah 18 tahun. Di Jepang sendiri Tamiflu digunakan oleh 24,5 juta pasien, 11,6 juta di antaranya anak-anak.2. Karena kejadian serupa juga bisa dialami oleh pasien flu yang tidak diobati, FDA Amerika Serikat menyimpulkan bahwa kontribusi Tamiflu dalam hal ini masih belum diketahui.3. Roche secara terus menerus meninjau informasi keamanan produknya dan berkomitmen untuk bekerjasama dengan pihak berwenang untuk memastikan label produknya secara akurat menggambarkan laporan tentang kejadian efek samping. Roche terus memonitor keamanan Tamiflu melalui sistem pelaporan yang telah ditetapkan, serta selalu menginformasikan kepada pihak berwenang jika terjadi efek samping sehingga bisa dilakukan evaluasi.4. Tamiflu (oseltamivir phosphate) telah mendapatkan persetujuan di Indonesia pada bulan September 2005 (Reg. No. DKI0557503701A1). Menteri Kesehatan telah menetapkan larangan untuk mendistribusikan Tamiflu di apotek sehingga masyarakat tidak dapat membeli obat tersebut jika dokter meresepkannya untuk influenza.
(sss/sss)











































