Gizi Buruk dan Sinar Matahari Bisa Picu Kebutaan
Rabu, 15 Nov 2006 17:10 WIB
Jakarta -
Kebutaan erat sekali dengan kemiskinan. Pola makan dan gizi yang kurang baik, ditambah paparan sinar matahari berlebih dapat memicu seseorang terkena katarak, dan mata pun menjadi buta."Kalau orang yang mampu, sebelum mencapai pada taraf kebutaan, dia sudah dapat mengobatinya. Tetapi bagi yang kurang mampu, sudah buta pun tidak bisa ditangani," kata Ketua Persatuan Spesialis Dokter Mata Indonesia Tjahjono D Gondhowiardjo.Hal ini disampaikan dia usai dialog interaktif Hari Penglihatan Dunia di Departemen Kesehatan, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/11/2006).Dikatakan Tjahjono, negara di kawasan tropis dan khatulistiwa berpotensi terkena katarak lebih besar karena paparan sinar matahari jauh lebih besar.Jika pemerintah menginginkan penyakit katarak atau kebutaan diminimalisir atau dihilangkan, menurut dia, maka harus dilakukan 200 ribu operasi katarak dalam setahun."Ini berdasarkan perhitungan jumlah angka kebutaan masyarakat Indonesia sebesar 200 ribu orang dan yang ditangani hanya 100-120 ribu. Berarti masih sisa 100 ribu yang tidak bisa ditangani," ujarnya.Pemerintah juga diharapkan memberikan fasilitas kemudahan untuk memperoleh barang atau peralatan operasi katarak karena hal ini dapat membantu meminimalisir penyakit katarak.
(aan/sss)










































