Gus Ipul : PKB Buntu, Pindah ke PPP atau Partai Baru
Rabu, 15 Nov 2006 16:37 WIB
Bandung - Saifullah Yusuf atau biasa dipanggil Gus Ipul blak-blakan mengungkap persoalan PKB. Menurutnya, pertemuan dirinya dengan Ketua Umum PPP Hamzah Haz dan wacana pembentukan partai baru yang berkembang saat ini untuk mencari solusi kebuntuan di PKB."Di PKB kan sudah buntu, jalan politik buntu, struktural buntu, hukum juga buntu. Ya cari solusi-solusi lain, agar konflik juga berakhir. Saya main ke sana (Hamzah Haz-red), sebelumnya saya undang beliau tapi kebetulan tidak bisa, baru kemarin bisa," ujar Gus Ipul yang juga Menteri Negara Percepatan Daerah Tertinggal di Gedung Sate Bandung, Jalan Diponegoro, Rabu (15/11/2006).Menurut mantan Sekjen PKB ini, bukan masalah besar bila dirinya berkunjung ke PPP yang merupakan partai lama nahdliyin. "PPP itu kan rumah lama bagi nahdliyin, sekali-kali ditengok ya boleh lah. Kalo kerasan ya boleh nginap," ujarnya sambil tertawa. Gus Ipul tidak menolak bila langkahnya dinilai oleh sebagian pihak dianggap manuver politik dirinya. Dia menandaskan misi yang paling penting diusung dirinya adalah mencari solusi untuk menyelesaikan kebuntuan di PKB. "Soal pindah partai bukan soal puas dan tidak puas, tapi soal penegakkan keadilan. Kita akan ikut yang benar yang sesuai dengan etika, cita-cita, dan ideologi partai. Selama ini kiai di PKB berjuang terus untuk menegakkan kebenaran. Nah itu sudah cukup panjang, tetapi mengalami jalan buntu," paparnya.Ketika disinggung apakah dirinya mengajak warga nahdliyin untuk kembali ke pangkuan PPP, Gus Ipul menjawab sambil tertawa bahwa hal tersebut tidak perlu atas ajakan dirinya. "Yang kaya gitu-gitu kan tidak perlu diajak, berangkat sendiri kalau mau," katanya.Dia menyatakan keputusan apakah kembali ke PPP atau membentuk partai baru, saat ini masih dirumuskan oleh kiai-kiai NU. Dia melanjutkan partai-partai baru masih dalam proses dan tindak lanjutnya diserahkan kepada tim 17.
(jon/jon)











































