Bercanda Soal Bom, Pria Tua Didenda
Rabu, 15 Nov 2006 16:07 WIB
Singapura - Di zaman perang global melawan terorisme ini, jangan sembarangan bercanda soal bom. Salah-salah, Anda bakal berurusan dengan aparat penegak hukum.Kejadian ini dialami Riccardo Paulin, seorang warga Australia. Pria berusia 65 tahun itu melemparkan guyonan tentang bom saat berada di dalam pesawat Singapura, SilkAir.Di persidangan, Paulin mengaku bersalah atas tuduhan menimbulkan kekhawatiran keliru akan serangan teroris. Demikian diberitakan koran Straits Times dan dilansir kantor berita AFP, Rabu (15/11/2006).Saat itu Paulin sedang mencari tempat untuk meletakkan tas tangannya di dalam pesawat SilkAir yang akan lepas landas dari Singapura menuju Indonesia pada Sabtu 11 November lalu. Pria tua itu sempat bertanya kepada seorang pramugari, "Di mana tempat menyimpan bom?"Mendengar pertanyaan Paulin, sang pramugari langsung memberi tahu pilot. Buntutnya, Paulin pun diamankan oleh polisi dan dibawa keluar dari pesawat.Di pengadilan, Paulin bersikeras bahwa kata-katanya itu cuma lelucon belaka. Pengadilan memang tidak menjatuhkan hukuman penjara bagi Paulin, namun dia dikenai denda sebesar US$ 6.420 sesuai peraturan anti-terorisme internasional.
(ita/sss)











































