Buruh Demo UMP di Istana

Buruh Demo UMP di Istana

- detikNews
Rabu, 15 Nov 2006 14:38 WIB
Jakarta - Sekitar 200 orang yang tergabung dalam Aliansi Buruh Menggugat (ABM) menolak rencana Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso yang akan menerapkan upah minimun provinsi (UMP) 2007 sebesar Rp 900.560. Mereka menilai upah itu masih kurang pantas dan yang layak adalah Rp 3,27 juta.Mereka menggelar aksi secara bergiliran di depan Istana Merdeka, kemudian pindah ke kantor Gubernur Sutiyoso di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (15/11/2006). Lalu mereka bergerak ke patung kuda di depan Gedung Indosat.Dalam aksinya mereka membawa spanduk berukuran besar yang antara lain bertuliskan, "Tolak Upah Buruh Murah," "Upah Layak Buruh Rp 3,27 juta," "Upah Layak Nasional Dapat Dibarengi Program Ekonomi Kerakyatan seperti Sita Harta Koruptor."Menurut Ketua Badan Pekerja ABM, Sahat Hutabarat, seharusnya buruh digaji tinggi sehingga dapat juga mendorong daya beli masyarakat. "Jika mereka memiliki tabungan maka mereka dapat membeli produksi pabrik di dalam negeri. Kita juga meminta perusahaan asing yang menghisap dana negara harus segera diambil oleh pemerintah," tuturnya.Menurut dia politik upah murah ini dilandasi oleh politik jika buruh dibayar mahal maka investasi tidak akan masuk. "Di Singapura upah buruh 4 kali lipat tetapi investasi tetap bisa masuk bahkan di urutan teratas di dunia," jelas dia.Saat mendatangi Sutiyoso, 10 perwakilan sempat menemui Kepala Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta Rusdi Munir. (san/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads