Kapolda Jabar: Tidak Perlu Tim Khusus Usut Insiden Purwakarta
Rabu, 15 Nov 2006 13:59 WIB
Bandung - Dua kantor polisi di Purwakarta diserbu anggota TNI. Kapolda Jabar Irjen Pol Sunarko Danu Ardanto langsung bertolak ke Purwakarta, Rabu (15/11/2006). Meski demikian, pihaknya merasa tidak perlu membentuk tim khusus untuk menyelidiki peristiwa itu. "Jujur saya mau ke sana sekarang. Penyelidikan dilakukan oleh Polres, tapi saya atensi. Tidak perlulah bentuk tim khusus," ujarnya usai pertemuan dengan perguruan tinggi dan ormas di Jabar di Kantor Bapeda, Jalan Dago, Bandung, Rabu (15/11/2006). Kapolda masih belum bisa mengatakan bahwa yang melakukan penyerangan adalah oknum TNI, karena kasusnya masih diselidiki. "Saya nggak mau mengatakan oknum TNI, karena ini masih kita kembangkan," elaknya. Kapolda juga menuturkan kronologi penyerangan itu. Pada Selasa (14/1/2006) pukul 19.30 WIB, dua pos polisi didatangi oleh 20 orang . Empat anggota kepolisian kena pukul. Namun, Kapolda tidak mengungkapkan motif peristiwa ini. Yang jelas, kondisi keamanan di Purwakarta sejak tadi malam pascapenyerbuan kondusif. "Sesuai misi saya untuk melakukan kemitraan dengan semua pihak, saya akan koordinasi dengan kalangan TNI," ujarnya saat ditanya apakah dirinya akan mempertanyakan masalah ini kepada TNI.
(ern/nrl)











































