Flu Burung, 4.000-an Unggas di Sawahlunto Mati Mendadak

Flu Burung, 4.000-an Unggas di Sawahlunto Mati Mendadak

- detikNews
Rabu, 15 Nov 2006 13:28 WIB
Padang - Flu burung mengganas di Sumatera Barat (Sumbar). Dalam dua minggu terakhir, lebih dari 4.000 unggas milik peternak di Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sawahlunto Sijunjung mati mendadak.Dinas Peternakan setempat menetapkan dua dari enam nagari, yakni Parit Rantang dan Sungai Lansek sebagai daerah positif terkena flu burung.Kepala Dinas Peternakan Sumbar Benny Mukhar ketika dihubungi detikcom, Rabu (15/11/2006) mengatakan, unggas yang banyak mati di wilayah itu adalah buras. Menurutnya, berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, total jumlah ayam yang mati mencapai 4.000 lebih."Di Timpeh, ayam yang ditemukan mati mendadak mencapai 1.600 ekor lebih. Di Kamang Baru, Sawahlunto Sijunjung yang berbatasan dengan Riau ditemukan sekitar 2.500 ayam mati. Hasil pemeriksaan awal kita, 55 persen dari ayam yang mati itu positif karena flu burung," jelasnya.Dikatakan Benny, untuk mencegah penyebaran virus mematikan itu, pihaknya sudah memberikan desinfektan dan vaksinasi terhadap unggas yang masih hidup. Selain itu, sekitar 200 ribu dosis vaksin juga sudah disiapkan untuk dikirim ke dua kabupaten yang terjangkit."Kita akan meningkatan pengawasan terhadap unggas yang keluar masuk Sumbar dan memberinya desinfektan. Kita sudah berkoordinasi dengan Bupati Limapuluh Kota Amri Darwis untuk memperketat pengawasan di perbatasan Sumbar-Riau, karena informasi yang kita peroleh, sebagian besar unggas-unggas itu didatangkan dari Riau," ujar Benny Mukthar. (yon/sss)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait