Menhan Berharap Koperasi Bisa Gantikan Bisnis TNI

Menhan Berharap Koperasi Bisa Gantikan Bisnis TNI

- detikNews
Rabu, 15 Nov 2006 12:58 WIB
Jakarta - Proses pengambilalihan bisnis TNI masih berlangsung. Menhan Juwono Sudarsono berharap koperasi dapat dijadikan solusi pengganti bisnis tersebut demi kesejahteraan prajurit."Kita ingin supaya koperasi tetap dilaksanakan di lingkungan TNI, karena negara tidak bisa memberikan anggaran yang cukup untuk kesejahteraan prajurit," kata Menhan Juwono usai menghadiri acara dialog nasional bertema Peluang Koperasi Pasca Bisnis TNI di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (15/11/2006).Dalam pembicaraannya dengan mantan Menkop/UKM Adi Sasono dan Ketua Tim Supervisi Transformasi Bisnis TNI Said Didu, Menhan mengaku telah disepakati bahwa prajurit pangkat terendah perlu tetap disantuni dengan kegiatan koperasi sesuai dengan UU Koperasi.Untuk mengatasi kekurangan anggaran, Menhan mengatakan koperasi bisa dilaksanakan di unit-unit kecil. "Peternakan kambing, cabe, koperasi beras, foto kopi, masak sih nggak boleh," cetusnya.Menhan juga berharap istri-istri para prajurit diperbolehkan membuka bisnis sendiri karena meski suaminya masih prajurit aktif, tapi istrinya tetap punya hak sebagai warga negara.Istri prajurit bisa membuka warung kecil-kecilan atau koperasi simpan pinjam di lingkungan asrama. "Kan tidak besar-besar, tidak menggurita seperti bisnis TNI tahun 80-an dan 70-an," ujarnya.Sementara mantan Menkop/UKM Adi Sasono di tempat yang sama mengusulkan tiga hal yang bisa disediakan koperasi bagi kesejahteraan prajuritnya, yakni perumahan, pendidikan dan kesehatan."Semuanya itu bisa dimulai saat prajurit mulai aktif berdinas hingga nanti saat pensiun sudah tidak memikirkan masalah itu lagi. Masak sih untuk 600 ribu prajurit nggak bisa," tegasnya. (umi/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads