Orang Buta di Indonesia 3,1 Juta, Mayoritas karena Katarak
Rabu, 15 Nov 2006 10:45 WIB
Jakarta -
Sebanyak 3,1 juta penduduk Indonesia saat ini mengalami kebutaan. Faktor terbesar sebagai penyebab kebutaan itu adalah karatak. "Kebutaan karena katarak kejadiannya diperkirakan 0,1 persen atau sekitar 210 ribu orang per tahun," ungkap Direktur Bina Kesehatan Komunitas Departemen Kesehatan Wandaningsih.Wanda menyampaikan hal itu dalam dialog interaktif Hari Penglihatan Dunia di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (15/11/2006).Menurut Wanda, selain katarak, kebutaan yang dialami masyarakat Indonesia juga disebabkan 4 hal, yakni glaukoma sekitar 0,20 persen, kelainan refraksi 0,14 persen, gangguan retina 0,13 persen, dan kelainan kornea 0,10 persen."Sebagian besar masyarakat Indonesia yang mengalami kebutaan berasal dari status ekonomi kurang mampu dan belum memliki akses terhadap layanan kesehatan," katanya. Oleh karena itu, pihak Depkes akan mengeluarkan Kepmenkes Nomor 1473/Menkes/SK/2005 tentang Rencana Strategi Nasional Penanggulangan Gangguan Kebutaan dan Penglihatan.Dalam Kepmenkes tersebut dituangkan beberapa petunjuk pelaksanaan untuk mengurangi dampak kebutaan yang dialami masyarakat Indonesia. "Selain itu, untuk menanggulangi masalah kebutaan juga diperlukan antisipasi dari seluruh masyarakat karena pada intinya penyakit kebutaan ini yang dialami penduduk Indonesia adalah masyarakat yang kurang mampu," beber Wanda.
(umi/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































