Gus Ipul Merapat ke PPP Dinilai Riskan

Gus Ipul Merapat ke PPP Dinilai Riskan

- detikNews
Rabu, 15 Nov 2006 09:46 WIB
Jakarta - Pendekatan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ke PPP, bukan tanpa risiko. Selain resistensi dari dalam PPP, Gus Ipul juga mengorbankan modal politik yang dibangunnya."Dari dalam PPP akan ada penolakan. Di luar, dia dapat memutus hubungan baik dengan para kiai kultural yang selama ini telah terbina," ungkap pengamat politik dari Universitas Airlangga Mohammad Asfar dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (15/11/2006).Namun, Asfar memahami upaya itu merupakan langkah terbaik yang dapat dilakukan Gus Ipul. Dia harus memilih antara ikut kubu Choirul Anam di Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) ataukah PKB Muhaimin Iskandar."Kalkulasinya, di PKNU belum tentu memperoleh suara maksimal pada pemilu 2009. DI PKB Muhaimin, masih harus bentrok dengan pendukungnya. Ke PPP bisa dibilang jalan tengah," ungkap Asfar.Asfar menilai, dengan merapat ke PPP, Gus Ipul memiliki kepentingan jangka pendek pemilihan Gubernur Jawa Timur 2008 dan Pemilu 2009."Usulan duet Adji Massaid-Gus Ipul belum final untuk pilgub Jatim. Untuk mengamankan, ia merapat ke PPP yang kemungkinan akan berkoalisi dengan PAN. Untuk 2009, ia mencitrakan diri dari kalangan Islam yang akan bersanding dengan kaum nasionalis," ujarnya menganalisa. (fay/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads