Masjid Gubri Rp 9 M Tak Masuk Akal

Masjid Gubri Rp 9 M Tak Masuk Akal

- detikNews
Selasa, 14 Nov 2006 18:27 WIB
Pekanbaru - Anggaran dana pembangunan masjid di lingkungan Kantor Gubernur Riau (Gubri) terus membingungkan. Setelah disebut-sebut dananya Rp 40 miliar, Pemprov Riau mengklaim dananya cuma Rp 9 miliar. Padahal DPRD Riau hanya menyediakan Rp 4,2 miliar.Dana anggaran sebesar Rp 9 miliar untuk bangunan di atas tanah seluas 300 meter persegi itu dinilai tidak masuk akal."Sebagai perbandingan, masjid di lingkungan DPRD Riau saja dananya hanya Rp 3 miliar. Masak masjid di kantor gubernur yang jelas lebih kecil bangunannya dari masjid kita, dananya malah lebih banyak sampai Rp 9 miliar. Ini jelas tidak masuk akal," kata Anggota Komisi B DPRD Riau, Helmi Burman saat ditemui detikcom di ruang kerjanya, Gedung DPRD Riau, Jl Sudirman, Pekanbaru, Selasa (14/11/20006).Selaku komisi yang membidangi anggaran rumah ibadah, Helmi menjelaskan, pihaknya dalam anggaran APBD Tahun 2006 hanya merestui dana pembanguan masjid di halaman kantor Gubri berkisar Rp 4,2 miliar."Saya malah aneh, dari mana pihak eksekutif menganggarkan dana sampai Rp 9 miliar. Masalah ini harus segera kita klarifikasi dengan pihak Dinas Kimpraswil Riau. Sebab, kami merasa tidak pernah menyetui mata anggaran pembangunan masjid sebanyak Rp 9 miliar," kata Helmi.Masih menurut Helmi, mantan jurnalis ini menyatakan, pihaknya juga akan mempertanyakan ke Dinas Kimpraswil tentang konsultan yang mereka tunjuk untuk menghitung estimasi anggaran tersebut. Lagi pula, untuk menunjuk konsultan tersebut harus melalui tender terbuka."Kami heran juga, kok tiba-tiba disebut dana masjid Rp 9 miliar. Dari perhitungan apa konsultan yang ditunjuk Kimpraswil membuat estimasi dana masjid sampai Rp 9 miliar," ujar politisi PBR ini.Kepastian angka Rp 9 miliar untuk pembangunan masjid ini sebelumnya disampaikan juru bicara Gubernur Riau Rusli Zainal, yakni Surya Maulana saat dikonfirmasi detikcom. Menurutnya, dana sebesar itu sudah disetujui DPRD Riau. (cha/sss)


Berita Terkait