Surya Paloh Tolak Jadi Ketua Harian DPP Golkar
Selasa, 14 Nov 2006 18:01 WIB
Jakarta - Surya Paloh menolak dicalonkan menjadi ketua harian dalam Rapimnas II Partai Golkar. Alasannya, posisi ketua harian akan menurunkan peranan dan fungsi yang diembannya saat ini sebagai Ketua Dewan Penasihat DPP Partai Golkar."Jangan, jangan, itu lebih menurunkan keberadaan saya yang sekarang ini. Untuk apa, saya tidak mempunyai keinginan yang lebih memfungsikan peranan saya secara operasional melebihi dari apa yang yang saya tempati sebagai ketua dewan penasihat," ujar Surya Paloh di sela-sela Rapimnas II Partai Golkar, di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (14/11/2006).Sebelumnya dalam kesempatan yang berbeda, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung Alzier Dianis Tabrani mengusulkan nama Surya Paloh sebagai figur yang cocok menjadi ketua harian. Surya dinilai mampu menjembatani danberkomunikasi antara daerah dengan DPP.Lebih lanjut Surya mempersilakan bila forum Rapimnas kali ini membahas soal pengusulan posisi ketua harian. Dia menyatakan ingin berkonsentrasi terhadap posisinya sebagai Ketua Dewan Penasihat hingga masa jabatan kepungurusan berakhir.Menanggapi munculnya usulan ketua harian, Surya menilai hal ini muncul karena selama ini ada peran-peran yang diemban DPP belum optimal. "Saya tidak melihat itu dibutuhkan atau tidak, tapi saya tetap memberikan penggarisbawahan perlu lebih optimalisasi peran DPP," ujar Surya.
(bal/asy)











































