Baru Beraksi, Penjambret Tewas Terlindas Mobil
Selasa, 14 Nov 2006 17:08 WIB
Jakarta - Niat Suharta dan rekannya mencari 'rezeki' pagi-pagi kandas. Nasib apes menyergap penjambret itu. Dia tertabrak mobil dalam aksi kejar-kejaran dengan korbannya. Rekannya tewas terlindas mobil. Suharta sendiri kini sekarat. Nasib... nasib....Peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, Selasa (14/11/2006). Sepagi itu, Suharta dan rekannya sudah menjambret tas milik Tantri Tursina, mahasiswa kedokteran gigi Universitas Indonesia (UI) yang hendak berangkat kuliah.Saat itu Tantri baru akan menaiki mobil Toyota Kijang Innova hitam bernopol B 1602 QH yang dikemudikan ayahnya, Syafrudin Rizal, di depan rumahnya, Jalan Duyung II Nomor 42, Rawamangun, Jakarta Timur.Tiba-tiba saja dari arah belakang Suharta dan rekannya yang belum diketahui identitasnya datang dengan menumpang Yamaha Vega R warna silver bernopol B 6390 BAT.Menurut Handoko, warga yang menyaksikan kejadian itu, ayah Tantri langsung mengejar motor yang membawa tas berisi HP dan alat-alat kedokteran tersebut. Aksi kejar-kejaran pun terjadi.Saat memasuki Jalan Sunan Dradjat, mobil yang dikemudikan ayah Tantri berhasil menabrak bagian belakang motor. Motor pun oleng, sehingga Suharta dan rekannya terjatuh dan langsung terlindas mobil sedan Peugeot biru yang datang dari arah berlawanan.Ketika ditemui wartawan di ruang perawatan tahanan RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Suharta tidak bisa bicara. Kondisinya kritis dengan luka parah di tangan kanan dan kepalanya. Sementara jasad temannya yang tewas dibawa ke RSCM.
(umi/sss)











































