Bush ke RI, Bandara Cengkareng No Problem, Halim Terpengaruh

Bush ke RI, Bandara Cengkareng No Problem, Halim Terpengaruh

- detikNews
Selasa, 14 Nov 2006 15:17 WIB
Jakarta - Presiden AS George Bush akan berkunjung ke Indonesia 20 November 2006. Pesawat Bush akan mendarat di Jakarta. Setelah itu, Bush diangkut helikopter menuju Bogor. Atas kedatangan Bush, aktivitas bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, tidak terganggu, sedangkan aktivitas penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma akan terkena imbasnya. Pesawat Bush memang akan mendarat di Bandara Halim, bukan di Bandara Soekarno-Hatta. Kemungkinan, pesawat Bush akan mendarat di base ops Pangkalan TNI AU, bukan di bandara yang digunakan untuk penerbangan sipil. Meski begitu, aktivitas penerbangan sipil dari dan ke bandara Halim Perdanakusuma akan terganggu. "Pengaruh penerbangan di Halim, kemungkinan iya. Tapi, saya belum tahu pastinya. Nanti saya akan koordinasikan dulu," kata Kepala Humas PT Angkasa Pura II M Wasfan dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (14/11/2006). Sekadar diketahui, PT Angkasa Pura II merupakan pengelola bandara Halim dan bandara Soekarno-Hatta. Sesuai dengan aturan selama ini, kata Wasfan, bila ada rombongan VVIP, maka aktivitas penerbangan akan disterilkan/dikosongkan selama 1 jam sebelum dan sesudahnya. Ketentuan ini berlaku saat pesawat tamu VVIP mendarat maupun take off. Mengenai aktivitas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, menurut Wasfan, tidak terpengaruh dengan kehadiran Bush. "Sampai sejauh ini, aktivitas di bandara Soekarno-Hatta nanti tidak terpengaruh. Jadwal penerbangan berjalan seperti biasanya," ujar Wasfan. Jadwal penerbangan di bandara Soekarno-Hatta cukup padat per harinya. Setiap hari, ada 800 jadwal penerbangan pesawat, baik penerbangan dalam negeri, maupun luar negeri. (asy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads