DPD Golkar Bali Pikir Ulang Soal Cabut Dukungan ke SBY
Selasa, 14 Nov 2006 14:09 WIB
Jakarta - DPD Partai Golkar Bali yang sebelumnya disebut-sebut akan menarik dukungan kepada pemerintahan SBY, kini berpikir ulang dan lebih berhati-hati. Mereka menilai pencabutan dukungan justru bisa mempersulit Jusuf Kalla."Kami tidak akan gegabah, karena bagaimanapun juga, ketua umum kami adalah wakil presiden. Ini akan menyulitkan posisi dia," ujar Ketua DPD Golkar Bali Tjokorda Budi Suryawan di sela Rapimnas II Golkar di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (14/11/2006).Meski begitu, DPD Bali akan tetap bersikap kritis terhadap pemerintahan SBY-JK dengan proporsional dan obyektif. "Apa-apa yang tidak berpihak kepada rakyat tentunya kami akan bersikap tegas. Kami akan menyampaikan hal ini langsung kepada partai," jelas dia.Mengenai usulan pembentukan dewan harian, Tjokorda mengaku belum mendengar. Namun dia menilai usulan itu tidak akan gampang karena harus mengubah AD/ART dan hasil Munas Golkar di Bali."Dalam munas di Bali lalu yang ada hanya ketua umum dan wakil ketua umum. Yang namanya ketua harian tidak disebut. Rapim tidak bisa gegabah memutuskan hal ini karena semua peserta rapim harus kompak dulu," ujarnya.
(san/sss)











































