Misteri Manuver Gus Ipul Merapat ke PPP

Misteri Manuver Gus Ipul Merapat ke PPP

- detikNews
Selasa, 14 Nov 2006 13:42 WIB
Jakarta - Jabatan yang disandang Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat ini adalah Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PPDT). Namun, bila melihat sepak terjang di jagat politik, keponakan Gus Dur ini sama sekali tidak nyambung dengan jabatan yang disandangnya. Sikap politiknya sulit ditebak mau ke mana arahnya. Yang pasti, manuver terakhirnya, merapat ke PPP setelah berselisih paham dengan PKB kubu Cak Anam. Adagium tidak ada teman yang abadi dalam politik kecuali kepentingan tampaknya berlaku bagi Gus Ipul. Tanpa diduga banyak pihak, mantan Sekjen PKB kubu Gus Dur yang kemudian membidani lahirnya PKB Choirul Anam ini, kini tiba-tiba bermanuver merapat ke PPP, partai berlambang Ka'bah yang saat ini dipimpin oleh Hamzah Haz.Hubungan yang dijalin Gus Ipul dengan sejumlah tokoh PPP pun kian mesra dan terbuka. Seperti yang terjadi hari ini, Selasa (14/11/2006), Ipul melakukan pertemuan tertutup di kediaman Hamzah Haz, Jalan Tegalan, Jakarta Timur. Sebelumnya, Sabtu lalu Gus Ipul bertemu dengan sejumlah kandidat Ketum PPP.Langkah apa lagi yang akan dilakukan Gus Ipul? Sejumlah sumber di PKB kubu Cak Imin maupun kubu Cak Anam mengaku tidak heran dengan langkah zig-zag yang dilakukan Gus Ipul.Gus Ipul selama ini mempunyai basis massa yang cukup kuat. Sejumlah kiai sepuh, seperti Kiai Idris Marzuki dari Lirboyo dan Mas Ahmad Subadar disebut-sebut sangat dekat dengan Ipul. Selain itu, Gerakan Pemuda Anshor, salah satu organisasi yang cukup kuat dan berpengaruh di NU masih dipegangnya."Gus Ipul punya gerbong. Kiai-kiai NU dan Anshor masih dipegangnya. Nah, sewaktu PKB Cak Anam kalah, Gus Ipul tidak setuju membentuk partai baru. Tapi Kiai Langitan mendorong agar partai baru segera dibentuk dan didaftarkan. Lahirlah Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU)," kata seorang mantan petinggi PKB Cak Anam.Menurut sumber tersebut, Gus Ipul pernah mendatangi Kiai Abdullah Faqih meminta agar tidak membentuk partai baru, dan lebih baik bergabung dengan partai yang sudah ada. Namun, sesepuh kiai Langitan ini condong membentuk partai baru.Gagal meyakinkan Kiai Faqih, ujar sumber tersebut, Gus Ipul tiba-tiba saja belakangan merapat ke PPP. Di partai berlambang Kabah ini, Gus Ipul mengadakan pertemuan dengan sejumlah calon ketua umum PPP dan Ketua Umum PPP Hamzah Haz. Diduga kuat, di pertemuan ini Gus Ipul menawarkan gerbong yang dipimpinnya bergabung dengan PPP.Namun, usai bertemu dengan Hamza Haz, Ipul membantah bila dirinya mengusung orang-orangnya ke PPP. "Ini hanya bagian dari menengok 'rumah lama'. Saya bagian dari mencarikan solusi. yang di PKB agar cepat berkonsolidasi, yang partai baru juga segera terbentuk dan yang mau ke PPP ya silakan," kata mantan anak buah Megawati Soekarnoputri di PDIP ini.Lalu apa target Gus Ipul di PPP? Inilah yang menjadi tanda tanya banyak pihak. Maklum saja, Gus Ipul merapat ke PPP menjelang partai ini melakukan muktamar untuk memilih pimpinan baru. Apakah sekadar memasukkan orang-orangnya di kepengurusan baru nanti atau ada target lain.Sumber lain menyebutkan, ada dugaan Gus Ipul mempunyai target-target. "Bisa saja untuk jangka pendek menyelamatkan kursi menteri, karena PKB Muhaimin sudah tidak mengakui Gus Ipul sebagai perwakilan PKB dan Gus Ipul meminta PPP yang balik memberikan dukungan. Atau isu lainnya terkait dengan pemilihan Gubernur Jawa Timur yang akan digelar pertengahan tahun 2007 mendatang," katanya.Namun, kabar di atas belum tentu benar seratus persen. Maklum saja, hingga saat ini Saifullah Yusuf belum menyatakan terang-terangan masuk ke rumah lama orang NU, yakni PPP. (jon/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads