Susah Ketemu JK, DPD Lampung Usul Bentuk Dewan Harian Golkar
Selasa, 14 Nov 2006 12:32 WIB
Jakarta -
Posisi Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla yang juga menjabat Wapres ternyata tidak mengenakkan bagi anggota partai itu. Karena urusan protokoler, mereka jadi sulit bertemu Kalla.DPD Golkar Provinsi Lampung pun mengusulkan dibentuknya dewan harian yang dipimpin seseorang yang duduk di DPP Golkar."Jadi, kita bukan minta Pak JK mundur. Kita melihat selama ini ada protokoler karena posisi beliau sebagai Wapres. Jadi tidak komunikatif. Kalau kita dari daerah mau ketemu itu terhambat," ujar Sekretaris DPD Partai Golkar Lampung Oktaviano di sela Rapimnas II Partai Golkar di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (14/11/2006).Oktaviano lalu membandingkan kepemimpinan JK dengan masa kepemimpinan Akbar Tandjung sebagai Ketum Golkar. Pengurus-pengurus DPD daerah saat itu bisa dengan mudah menemui Akbar di rumah, di DPR maupun di kantor DPP."Pak Akbar dari pukul 6 pagi sudah buka praktek. Terus dia sampai malam ada di DPP," katanya.Untuk itu, DPD Lampung dalam rapat paripurna pemandangan umum daerah sore nanti akan mengusulkan dibentuknya dewan harian yang akan mengurus aspirasi dari daerah-daerah.Mengenai siapa tokoh yang cocok menduduki posisi tersebut, Oktaviano menyebutkan, tokoh itu harus punya waktu dan yang bisa membuat hubungan daerah dengan DPP lebih komunikatif."Saya lihat ada figur-figur dari dewan penasihat yang cocok. Soal nama, nanti terserah peserta rapim," ujarnya.Saat ini Rapimnas II Partai Golkar masih berjalan dan tengah menggelar rapat paripurna ke-6, yakni penjelasan materi rapimnas bidang pemenangan pemilu/pilkada.Sementara pada pukul 14.30 WIB hingga 21.30 WIB akan digelar rapat paripurna ke-8 yang isinya pemandangan umum daerah. Suasana dalam rapat paripurna ini diperkirakan akan memanas dengan munculnya usulan sejumlah DPD yang akan mencabut dukungan terhadap pemerintahan Presiden SBY.
(umi/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































