M Nuh Pernah Terima Telepon Misterius
Senin, 13 Nov 2006 18:22 WIB
Jakarta - Tersangka pengebom restoran A&W di Plaza Kramat Jati, Jakarta Timur, Muhammad Nuh dikabarkan pernah mendapat telepon dari seseorang yang misterius. Telepon dari seorang laki-laki itu datang sebelum dia melakukan aksi pengeboman.Hal itu diungkapkan kakak ipar Muhammad Nuh, Syamsuddin, yang menerima langsung telepon dari orang misterius itu, saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Senin (13/10/2006)."Saya tanya dari siapa, tapi tidak mau mengaku. Dia cuma bilang 'bilang saja dari teman kerjanya'," ungkap Syamsuddin.Karena didesak dan tidak mau mengaku, Syamsuddin akhirya memberikan telepon tersebut kepada Olid --panggilan Muhammad Nuh-- yang saat itu berada di rumah."Saya tidak tahu apa yang mereka bicarakan. Saya hanya dengar Olid hanya mengatakan 'ya, nanti sore saya akan datang'," bebernya.Syamsuddin juga mengemukakan, sore hari setelah menerima telepon tersebut, Olid pergi selama beberapa jam. Diceritakannya juga, Sabtu 11 November 2006 pagi sebelum ledakan, periaku Olid memang terlihat aneh."Tidak seperti biasanya dia itu kalau beli alat-alat selalu siang habis dhuhur. Tapi waktu itu pagi sekali jam 08.30 WIB pergi nggak sarapan, hanya bawa tas plastik hitam," papar dia.Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ketut Untung Yoga Ana yang dikonfirmasi mengenai telepon dari orang misterius itu enggan berkomentar."Itu keterangan dari siapa silahkan dikutip aja. Kalau dari kepolisian belum ada keterangan apa-apa. Mungkin perlu diselidiki, tapi ya belum ada apa-apa," katanya mengunci pembicaraan.
(fjr/fjr)











































