SBY-JK Terlihat Akur, 23 DPD Golkar Tetap Cabut Dukungan

SBY-JK Terlihat Akur, 23 DPD Golkar Tetap Cabut Dukungan

- detikNews
Senin, 13 Nov 2006 18:13 WIB
Jakarta - Meski SBY-JK terlihat akur ketika SBY mendatangi acara halal bihalal di rumah JK, 23 DPD Partai Golkar tetap pada sikapnya untuk mencabut dukungan terhadap SBY-JK. Jika SBY responsif pada partai pendukung, sikapnya akan dipikirkan ulang.DPD Partai Golkar DIY dan 22 DPD Partai Golkar lainnya akan menyatakan sikap pencabutan dukungan kepada pemerintah dalam Rapimnas II Golkar. Tujuannya agar posisi partai berlambang pohon beringin ini tetap netral."Golkar akan lebih tegas memperjuangkan aspirasi rakyat. Dalam menentukan sikap politik, kita bisa menyampaikan yang salah itu salah, yang benar itu benar, untuk bangsa ini," ujar Ketua DPD DIY Gandung Pardiman usai pembukaan Rapimnas II Partai Golkar 2006 di Jakarta Convention Center, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (13/11/2006).Gandung menerangkan, sikap penarikan dukungan terhadap pemerintah merupakan sikap resmi melalui melalui rapat pleno DPD Partai Golkar DIY. Mengenai alasan penarikan dukungan tersebut, Gandung menjelaskan, SBY sudah tidak komunikatif dan koordinatif lagi dengan Golkar sebagai partai pendukung SBY-JK."Bahkan penerbitan Keppres 17/2006 tentang UKP3R tidak dikonsultasikan dengan wapres," ujar Gandung.Dalam Rapimnas ini, DPD Partai Golkar DIY akan membacakan pandangan umumnya dalam forum rapat paripurna. Dijelaskan Gandung, sikap ini belum final dan bisa berubah. Syaratnya, ada jaminan SBY bisa mengatur kebersamaan dengan partai-partai pendukungnya secara transparan dan responsif."Kalau seperti itu kita akan pikir ulang," ujar Gandung.Bila hasil Rapimnas II menyepakati Golkar tetap melanjutkan dukungan kepada pemerintah, Gandung menyatakan, "Yang penting pihaknya telah memberikan peringatan dan pencerahan agar partainya dapat terus berkembang." (zal/sss)


Berita Terkait