Tetap Terima Bush, SBY Akan Dikirimi Mosi Tidak Percaya

Tetap Terima Bush, SBY Akan Dikirimi Mosi Tidak Percaya

- detikNews
Senin, 13 Nov 2006 16:14 WIB
Jakarta - Bila Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tetap menerima kedatangan Presiden AS George W Bush, sejumlah tokoh dan ormas Islam akan membuat mosi tidak percaya.Sejumlah tokoh muslim mulai menggalang tanda tangan mosi tidak percaya kepada Presiden SBY atas rencana kedatangan Bush. Aksi itu diikuti oleh politisi senior Amien Rais, pengamat ekonomi UGM Revrisond Bazwier, tokoh LSM dan advokat Munarman, perwakilan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Muhammad Khotot, dan Ketua Forum Umat Islam (FUI) Mashadi.Penggalangan tanda tangan itu dilakukan usai acara Forum Kajian Sosial Kemasyarakatan (FKSK) ke-23 dengan tema "Agenda Tersembunyi Kedatangan Bush" di Masjid Al-Azhar, Jl Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/11/2006).Ketua FUI Mashadi mengatakan, rencananya penggalangan tanda tangan itu akan diikuti oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ormas Islam lainnya. Setelah tanda tangan itu terkumpul, rencananya akan dibacakan pada Minggu 19 November 2006 mendatang."Jika presiden tetap tidak menolak (kedatangan Bush), kami pada tanggal 19 akan menyatakan mosi tidak percaya, karena presiden tidak memperhatikan aspirasi umat Islam," ujar Mashadi yang menjadi panitia penyelenggara acara tersebut.Direncanakan pada 19 November 2006 akan digelar aksi demontrasi besar-besaran untuk menolak kedatangan Bush. Aksi ini akan dimulai pukul 08.00 WIB. Mereka akan berkumpul di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan baru dilanjutkan dengan longmarch menuju Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta.Acara itu juga akan diikuti orasi sejumlah tokoh, antara lain yang mengaku siap datang adalah Amien Rais, Ustad Abu Bakar Bas'yir, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, dan kiai kondang Aa Gym. (zal/sss)


Berita Terkait