Dukungan Golkar ke SBY Tetap Akan Dikaji Ulang
Senin, 13 Nov 2006 13:02 WIB
Jakarta - Rapimnas Partai Golkar yang akan berlangsung mulai hari ini tetap akan mengkaji ulang dukungan kepada Presiden SBY, meski Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla sudah menegaskan akan tetap mendukung pemerintah."Kita tidak terpengaruh dengan pidato SBY maupun Jusuf Kalla semalam. Pidato yang disampaikan SBY tadi malam itu masih normatif, masih retorika-retorika saja sebagai seorang presiden. Masak pidato dengan kita masih ngomong soal Pancasila, NKRI, wawasan Kebhinekaan. Kan seperti pelajaran kelas III SMP. Kalau hanya seperti itu, jangan memberi pelajaran pada Golkar-lah," kata Ketua DPD Golkar DIY Gandung Pardiman kepada detikcom, Senin (13/11/2006).Ditambahkan Gandung, pada pertemuan SBY dengan jajaran pengurus Partai Gokar semalam sebenarnya sudah dibuka oleh JK dengan sikap friendly. JK sudah berusaha membuka persoalan Golkar dengan pemerintah. "Tapi beliau (SBY) malah bicara normatif dan hanya retorika-retorika saja. Kalau begini terus, kita akan tetap kaji ulang. Karena pertemuan semalam tidak menyelesaikan masalah. SBY kayak pidato di depan DPR atau DPD saja," katanya.Menurut Gandung, sejumlah DPD Partai Golkar dari berbagai daerah tetap akan mempersoalkan dukungan Golkar terhadap pemerintah. Apalagi sejumlah masalah kader Golkar di berbagai daerah sampai saat ini masih menggantung dan tidak segera diselesaikan. "Kasus Lampung misalnya. Akan menjadi ujian SBY apakah serius atau tidak menanggapi keluhan dari Partai Golkar," katanya.Bila kasus Lampung saja tidak segera diselesaikan, lanjut Gandung, sejumlah DPD Golkar sudah sepakat untuk mencabut dukungan secara resmi. "Bahkan kalau perlu, menteri-menteri dari Golkar harus segera ditarik, sebagai sikap resmi mencabut dukungan," katanya.
(jon/nrl)











































