KRB Jamin Teratai Aman

Buah Langka Dibungkus

KRB Jamin Teratai Aman

- detikNews
Minggu, 12 Nov 2006 16:49 WIB
Jakarta - Uji coba pendaratan helikopter Puma di helipad untuk Bush sempat membuat tanaman teratai Kebun Raya Bogor (KBR) terbalik. Tapi pihak KRB menganggap hal ini bukan sebagai suatu permasalahan. Mereka beralasan tanaman tersebut terbalik karena daun-daunnya sudah tua."Sementara ini kami balikkan lagi posisinya. Tapi nanti pas hari H kedatangan Bush, daun tua kami angkat keluar," kata Kepala Sub Bidang Pemeliharaan Kolekis KRB Tatang Darajat saat ditemui usai uji coba helipad di KRB, Bogor, Minggu (12/11/2006).Menurut Tatang, teratai yang memiliki nama latin Victoria Amazonica dan berasal dari Brasil ini tidak terganggu karena memiliki akar yang dalam dan dia menjamin bahwa teratai ini akan terus hidup. "Tidak akan mati," cetus Tatang.Dia juga menyatakan untuk pohon-pohon besar, sejauh ini berdasarkan hasil uji coba saat pendaratan tidak tampak adanya gangguan. "Tidak terlihat terkena efeknya," imbuh Tatang.Namun untuk berjaga-jaga, sebuah pohon langka dan satu-satunya koleksi yang dimiliki KRB, dibungkus buahnya. Berjarak 50 meter di sisi utara helipad, Lodoicea Maldavika atau double coconut yang memiliki buah lebih besar dari pohon kelapa sudah dimiliki KRB sejak tahun 70-an."Baru berbuah 2 tahun yang lalu. Untuk antisipasi buahnya kami bungkus," tandas Tatang. (ndr/nrl)


Berita Terkait