Keluarga Belum Boleh Jenguk Nuh

Lihat Gerak-gerik Mencurigakan

Keluarga Belum Boleh Jenguk Nuh

- detikNews
Minggu, 12 Nov 2006 12:19 WIB
Jakarta - M Nuh saat ini masih dirawat intensif di ruang ICU, RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Hingga saat ini keluarga belum diizinkan menengok tersangka."Keadaannya katanya lagi kritis, nanti kalau sudah siuman baru boleh jenguk," ujar Salamah, kakak M Nuh, ketika ditemui wartawan di rumahnya di Komplek Polonia RT 6 RW 14 Kelurahan Bidaracina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (12/11/2006).Saat ini police line masih terpasang di rumah M Nuh. Tetangga pun masih banyak yang berkerumun di rumahnya. 4 Petugas keamanan yakni 1 polisi dari Polsek Jatinegara 1 personel TNI serta 2 orang Linmas Kelurahan Bidaracina tampak berjaga-jaga di lokasi.Keluarga M Nuh, yakni Salamah (40), suami Salamah yang bernama Samsudin (45) dan keponakan M Nuh, Syarif Abdurrahman (15) dan Agung (6), telah berada di rumah setelah menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Timur sejak Sabtu malam.Menurut Salamah, M Nuh adalah anak kedelapan dari 12 bersaudara. M Nuh adalah saudara kandung Salamah satu-satunya yang masih hidup.Salamah mengaku sekitar pukul 16.00 WIB hari Sabtu 11 November, dia dibawa oleh polisi ke Polres Jakarta Timur untuk diperiksa terkait kasus yang menimpa adiknya. M Nuh atau Olid, menurut Salamah, gerak-geriknya sempat mencurigakan ketika akan keluar rumah."Kemarin sebelum kejadian pagi-pagi, memang dia sempat kelihatan mencurigakan, waktu itu saya lagi memasak, Olid cuci bajunya keliatan cepat-cepat terus berangkat keluar bawa plastik hitam," ujarnya.Sekitar pukul 07.00 WIB tadi mereka selesai menjalani pemeriksaan. Saat ditemui beberapa orang wartawan, Salamah serta Syarif dengan terbuka mau memberikan keterangan.Namun di tengah-tengah wawancara Samsudin langsung keluar dari rumah dan memaksa masuk keluarga itu. Samsudin pun mengunci pintu dari dalam.Samsudin yang sempat mengunci diri ke kamar, akhirnya selama 10 menit mau keluar untuk memberikan keterangan. Dia mengaku baru mendapat kabar soal peledakan itu hari Sabtu sekitar pukul 14.00 WIB. Samsudin mengaku jarang ngobrol dengan adik iparnya itu. "Dia biasa bercerita dengan anak saya, karena mereka sekamar," tuturnya. (ddn/nrl)



Berita Terkait