Ketua MPR: Bom A&W Bisa Jadi Titipan Asing
Minggu, 12 Nov 2006 10:26 WIB
Serang - Ledakan bom yang terjadi di Restoran A&W di Plasa Kramat Jati Indah Jakarta Timur jangan dijadikan alasan bagi polisi untuk terlalu overprotektif mengamankan kedatangan Presiden AS George Bush ke Indonesia akhir November ini. Biasa-biasa sajalah. Bisa jadi ledakan bom itu titipan asing.Hal tersebut disampaikan Ketua MPR Hidayat Nurwahid kepada detikcom di Hotel Le Dian, Jl Jenderal Sudirman, Serang, Minggu (12/11/2006). Hidayat saat itu tengah bersiap-siap untuk menjadi juru kampanye pasangan Zulkieflimansyah-Marissa Haque.Hidayat meminta semua pihak untuk tidak berspekulasi bahwa bom ini merupakan upaya untuk menolak kedatangan Bush. Hidayat tak lupa mengecam kejadian ini."Bisa spekulasi bisa benar atau salah, dan bisa saja spekulasi. Ini bisa jadi titipan asing atau AS yang menginginkan polisi bersifat overprotektif dalam hal pengamanan demi mempermulus kunjungan George W Bush ke Indonesia," ujarnya.Polisi harus mengusut tuntas kasus ini, dan jangan terburu-buru menuding sekelompok pihak tertentu yang dikaitkan dengan penolakan masyarakat terhadap kedatangan Bush. Sementara umat Islam diminta untuk bertindak proporsional dan jangan terjebak ke dalam masalah yang belum jelas motifnya ini.
(ddn/nrl)











































