Adakah Intelijen di Balik Bom A&W?
Minggu, 12 Nov 2006 06:08 WIB
Jakarta - Peledakan bom di restoran cepat saji A&W di Plasa Kramat Jati Indah Jakarta Timur agak aneh. Sebab si pelaku mengantongi KTP. Adakah intelijen bermain di balik bom itu?"Sepertinya pemerintah ingin menunjukkan bahwa aksi-aksi teror ini karena Bush. Ini merupakan laporan intelijen AS kepada komunitas intelijen dunia. Ini yang digunakan di sini," ungkap pengamat intelijen AC Manullang.Hal itu disampaikan dia dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (11/11/2006).Ketika ditanya apakah intelijen sudah terlibat dalam tubuh pemerintah, Manullang menjawab bahwa hal itu bisa saja terjadi."Bukan tidak mungkin, SBY sudah dijoroki intelijen asing. Ingat hilangnya laptop di Istana Presiden, lalu kasus UKP3R, itu kan konsep AS. Jadi itu tidak tertutup kemungkinan intelijen asing menggurita di pemerintah dan swasta kita," tandasnya.Sabtu 11 November kemarin, seorang pria bernama M Nuh membawa bungkusan plastik hitam yang kemudian meledak di restoran A&W. Beruntung, yang menjadi korban hanyalah si pelaku.Hingga Sabtu malam, polisi masih memeriksa 13 saksi. Dari hasil olah TKP, polisi pun telah mengantongi kesimpulan sementara.
(zal/nvt)











































