Ungkap Kasus Munir, Komisi III DPR Berniat ke Belanda
Jumat, 10 Nov 2006 22:09 WIB
Jakarta - Komisi III DPR RI berniat mengelar pertemuan dengan parlemen dan tim penyelidik Belanda untuk mengetahui hasil penyelidikan kasus Munir. Hal ini sebagai bukti keseriusan DPR mengungkap pembunuh aktivis HAM itu sebenarnya."Untuk menunjukkan keseriusan DPR, saya akan mengusulkan ini ke Sekjen. Kalau diterima ya berangkat, kalau tidak ya sudah," kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI Aziz Syamsuddin di Gedung DPR, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (10/11/2006).Menurut Aziz, selama ini DPR selalu dipersalahkan terkait lambatnya penuntasan kasus Munir. Padahal DPR sudah bekerja keras. Karena itu agar DPR memiliki data kuat dalam mendorong penuntasan kasus ini diperlukan data yang valid. "Selama ini kita tidak tahu data-data hasil penyelidikan di belanda. Kita ingin tahu bagaimana yang sebenarnya, biar tidak hanya polisi," jelas Politisi Partai Golkar ini.Aziz juga membantah pernyataan mantan anggota Tim Pemantau Kasus Munir DPR, Benny K Harman, yang menyatakan Tim Pemantau Kasus Munir kurang serius. Beny dinilai tidak menghargai kenja tim pemantau yang siang malam telah meluangkan waktunya."Ngawur itu, kita kerja keras untuk menuntaskan kasus Munir. Tapi kita kan tidak bisa intervensi proses penyidikan. Kita tentu tak bisa ikut dalam teknis penyidikan. Itu namanya intervensi," cetus Aziz
(yid/ahm)











































